55 Orang Bunuh Diri Setiap Hari di Jepang

Kasus bunuh diri (dikonfirmasi) pada 2019 adalah 20.169 orang atau sedikitnya 55 orang bunuh diri setiap harinya.

55 Orang Bunuh Diri Setiap Hari di Jepang
shutterstock
Ilustrasi bunuh diri 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang serta Badan Kepolisian Nasional Jepang, Selasa (17/3/2020) mengumumkan bahwa jumlah kasus bunuh diri (dikonfirmasi) pada 2019 adalah 20.169 orang atau sedikitnya 55 orang bunuh diri setiap harinya.

"Meskipun masih banyak bunuh diri per hari, jumlah total per tahun jumlah bunuh diri mencapai angka rendah sejak pencatatan dilakukan mulai tahun 1978," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa (17/3/2020).

Dibandingkan dengan data Januari 2020, jumlah tersebut meningkat 210 orang. Tetapi bila dibandingkan setahun sebelumnya, mengalami penurunan berturut-turut, terendah sejak statistik dimulai pada 1978.

Jumlah pria yang bunuh diri menurun 212 orang dari tahun sebelumnya menjadi 14.078 orang.

Jumlah wanita menurun 459 orang menjadi 6.091 orang, terendah.

Jumlah bunuh diri per 100.000 orang (angka kematian bunuh diri) turun bila dirata-rata selama 10 tahun berturut-turut berkurang 16 orang dan menjadi yang terendah sejak 1978.

Tingkat bunuh diri untuk wanita adalah 9,4, turun, angka di bawah 10 untuk pertama kalinya.

Baca: Banjir di Gedong Tataan, Jalan Penghubung Desa Wiyono Terputus

Baca: Perancis Lockdown Selama Dua Pekan

Baca: Pesawat Khusus Pembawa Obor Olimpiade 2020 Tiba di Bandara Haneda Tokyo Jepang

Jumlah bunuh diri berdasarkan usia adalah yang tertinggi di usia 50-an (3.435), diikuti oleh usia 40-an (3.426).

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, remaja yang bunuh diri meningkat, tetapi yang lain menurun di segala usia.

Kematian akibat bunuh diri hanya meningkat pada remaja.

Bunuh diri juga dilakukan sedikitnya oleh dua pelajar Indonesia di Jepang yaitu di gedung Abeno Harukas Osaka tahun 2015 dan di Kasumigaseki Perfektur Saitama tahun 2020 ini.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved