Virus Corona

Jumlah Kasus Masih Meningkat, Intip Cara Ketat Singapura Tangani Corona

Singapura melakukan langkah-langkah ketat mencegah penyebaran virus corona. Meski demikian, kasus di Singapura masih terus meningkat.

YONHAP / AFP
Ilustrasi Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain - WNI di Singapura Positif Terjangkit Virus Corona, Sudah Tunjukkan Gejala saat Masih di Jakarta 

TRIBUNNEWS.COM - Meski telah melakukan sejumlah aturan ketat, kasus virus corona di Singapura terus meningkat.

Dikutip dari The Strait Times, pada hari ini, Rabu (18/3/2020), Singapura mengumumkan adanya 47 kasus baru corona.

Ini membuat jumlah total kasus corona di Singapura menjadi 313.

Namun, hal baiknya, belum ada kasus kematian akibat virus corona.

Baca: RSPI Sulianti Saroso Hingga Kini Merawat 51 Pasien Corona dan Pantau 1.134 ODP

Berikut langkah-langkah penanganan Corona yang dilakukan Singapura:

1. Wajibkan Isolasi 14 Hari Bagi Siapapun yang Masuk ke Singapura

Pemerintah Singapura memberlakukan aturan kewajiban untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari siapa saja yang masuk ke Singapura termasuk warga Singapura yang datang dari luar Singapura.

Aturan tambahan itu  diterapkan mulai Senin (16/3/2020) pukul 23.59.

Dikutip dari akun Facebook resmi Kedutaan Besar Singapura di Jakarta, Minggu (15/3/2020), Singapura mengatakan penerapan karantina mandiri selama 14 hari bagi orang yang masuk ke Singapura untuk mengurangi risiko penularan virus corona dari luar Singapura atau imported case.

Aturan ini diberlakukan karena berdasarkan data yang ada, sebagian kasus corona yang terjadi berasal dari luar Singapura.

Halaman
1234
Penulis: Daryono
Editor: bunga pradipta p
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved