Breaking News:

Para Pasutri China Kerap Bertengkar & 300 Pasangan Cerai karena Karantina Lama, Petugas Kewalahan

Terlalu lama karantina, banyak pasutri di China yang bertengkar hingga bercerai, petugas kewalahan dan batasi pendaftaran per hari

MIGUEL MEDINA / AFP
Pada 28 Februari 2020, setelah COVID-19, virus corona baru, menyebar ke Italia. Italia mendesak para wisatawan yang ketakutan oleh virus corona baru pada 28 Februari untuk tidak menjauh, tetapi upaya untuk meyakinkan dunia bahwa mereka mengelola wabah dengan baik dibayangi oleh peningkatan tajam dalam jumlah kasus. Sekitar 650 orang telah dinyatakan positif terkena virus di Italia, meskipun hanya 303 yang dianggap sebagai kasus klinis serius, dan kematian mencapai 17 - sejauh ini merupakan yang tertinggi di Eropa - menurut angka terbaru dari badan perlindungan sipil. 16 rumah sakit sementara untuk merawat pasien terinfeksi virus corona di Wuhan ditutup mulai (10/3/2020), namun China masih tak lepaskan kewaspadaan. 

TRIBUNNEWS.COM - Karantina atau isolasi diri membuat banyak pasangan bertengkar.

Angka perceraian di China mencapai ratusan.

Bahkan petugas membatasi dengan jumlah khusus per hari.

Terlalu lama karantina, banyak pasutri di China yang bertengkar hingga bercerai, petugas kewalahan dan batasi pendaftaran per hari.

Dunia tengah diliputi kecemasan dengan mewabahnya virus Corona.

Virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut telah menyebar ke berbagai wilayah dunia.

 Kisah Pilu Meninggalnya Para Tenaga Medis China Tangani Virus Corona, Kelelahan hingga Tunda Menikah

 Detri Warmanto Positif Corona, Mantu Menteri Tjahjo Kumolo Akui Tak Ada Gejala, Ini Ruang Isolasinya

Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan.
Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan. (AFP/HECTOR RETAMAL)

Masyarakat pun dihimbau untuk mengisolasi diri untuk mencegah penyebaran virus.

Namun, tampaknya ada masalah lain yang terjadi karena karantin di China.

Di saat angka pasien yang terpapar virus Corona semakin turun, angka data yang lain justru naik.

Hal tersebut adalah angka perceraian.

HALAMAN SELANJUTNYA ======>

Berita Populer
Editor: Talitha Desena Darenti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved