Kamis, 11 Juni 2026

Virus Corona

Sekolah di New South Wales Tetap Buka, tapi Belajar di Rumah Tetap Disarankan

Sekolah-sekolah di New South Wales, Australia akan tetap buka. Namun, para orang tua tetap ditekankan agar anaknya belajar di rumah saja.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: bunga pradipta p

TRIBUNNEWS.COM - Sekolah-sekolah di New South Wales, Australia akan tetap buka.

Namun, para orang tua tetap ditekankan agar anaknya belajar di rumah saja, demi mencegah penyebaran virus corona.

Seperti yang dilansir youngwitness.com.au, Kepala Pemerintah NSW, Gladys Berejiklian, mengumumkan pada Senin (23/3/2020) pagi bahwa sekolah-sekolah akan tetap buka.

Sekolah tidak akan menolak murid yang lebih memilih belajar di sekolah daripada di rumah.

Namun, Berejiklian tetap menyarankan anak-anak sebaginya belajar di rumah saja jika memungkinkan.

Baca: Suami Pulang ke Australia Saat Pandemi Corona, Melaney Ricardo Khawatir Tak Bisa Pulang Indonesia

Kepala Pemerintah NSW, Gladys Berejiklian
Kepala Pemerintah NSW, Gladys Berejiklian, mengumumkan pada Senin (23/3/2020) pagi bahwa sekolah-sekolah akan tetap buka.

"Kami menyarankan orang tua agar anaknya belalajar di rumah saja."

"Tapi jika orang tua tak punya pilihan lain, sekolah akan tetap buka," ujar Berejiklian di hadapan para wartawan.

Unit pengajaran tunggal dan standar akan ditempatkan sehingga siswa mendapatkan pendidikan yang sama baik di rumah atau di kelas.

"Akan ada satu unit pengajaran untuk semua guru, pembelajaran online berlangsung sampai waktunya liburan sekolah dalam waktu tiga minggu," kata Berejiklian.

"Tidak akan ada pemisahan kelas untuk anak-anak di rumah dan anak-anak di sekolah."

"Ada satu unit pengajaran yang membuat kegiatan belajar mengajar sederhana dan praktis."

Baca: Puluhan Orang Positif Corona Usai Pesta Pernikahan di Australia, Begini Kronologinya

Hampir sepertiga orang tua di NSW sudah memilih untuk "menyekolahkan" anak-anak mereka di rumah, kata Berejiklian.

"Sudah minggu lalu 30 persen anak-anak belajar dan kami menghargai dan mengantisipasi jumlah itu akan meningkat."

Menteri Pendidikan Sarah Mitchell mengatakan NSW siap untuk mengatasi tantangan yang harus dihadapi ke sekolah akibat dari Covid-19.

"Kami telah mempersiapkan ini sejak awal tahun ini," ucapnya kepada wartawan.

"Kami siap untuk transisi dan kami memiliki banyak bahan pembelajaran."

"Di masa-masa sulit ini, kami pikir ini adalah keputusan yang tepat untuk dibuat."

Para guru, termasuk mereka yang memiliki masalah kesehatan, akan diberikan kelonggaran untuk bekerja dari rumah.

Sekretaris departemen pendidikan Mark Scott mengatakan kelas akan terus berlanjut terlepas dari apakah seorang siswa di sekolah atau di rumah.

"Sekolah akan beralih ke pembelajaran jarak jauh yang fleksibel minggu ini.

"Guru akan menyiapkan materi yang dapat diselesaikan oleh siswa baik jika mereka di rumah atau di sekolah."

Sementara itu, Sekolah-sekolah di Victoria dan Wilayah Ibu Kota Australia (ATC) akan ditutup pada hari Selasa.

Victoria telah meliburan sekolah lebih awal.

Sementara ACT akan memiliki ruang kelas "bebas murid" di mana proses belajar mengajar dilakukan secara online.

NSW adalah negara bagian yang paling parah dilanda penyebaran virus corona di Australia.

Sebanyak 136 kasus baru ditambahkan ke dalam daftar kasus Covid-19 yang dikonfirmasi, menjadikan penghitungan negara bagian itu menjadi 669.

Enam orang telah meninggal.

Australia Memberlakukan Lockdown Sejak Jumat (20/3/2020)

Diberitakan Tribunnews sebelumnya, Australia telah menutup perbatasan untuk semua non warga negara dan non residen dalam upaya memperlambat penyebaran virus corona (Covid-19) sejak Jumat (20/3/2020) lalu.

Perdana Menteri Scott Morrison mengumumkan langkah tersebut dalam konferensi pers yang diadakan di Canberra, Kamis (19/3/2020).

Hal tersebut dibenarkan Juri Bicara Kementerian luar negeri (Jubir Kemlu RI), Teuku Faizasyah dalam konferensi pers daring, Kamis (19/3/2020).

Baca: Untuk Pertama Kalinya China Laporkan Nol Kasus Baru Virus Corona yang Berasal dari Transmisi Lokal

"Australia besok (Jumat, red) akan memberlakukan lockdown. Dengan demikian memang ada potensi WNI yang mengalami lockdown," ujar Teuku Faizasyah.

Kemlu RI mengimbau agar para WNI yang sedang berpergian atau melakukan kunjungan ke Australia untuk mempercepat kepulangannya ke Tanah Air.

Baca: Pimpinan Fraksi PDIP DPR: Kalau Benar Gunakan Masa Reses Untuk Tamasya, Kami Akan Didik Krisdayanti

Hal tersebut untuk menghindari kesulitan bagi WNI yang akan pulang ke Indonesia sebelum ada kebijakan yang lebih jauh lagi.

"KBRI dan KJRI di Australia tentunya juga bisa memberikan informasi atau bantuan fasilitas. Namun, akan lebih baik lagi bagi mereka secara cepat mencoba mengatur kepulangan melalui agent yang mereka manfaatkan," ujarnya.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie/Larasati Dyah Utami)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved