Covid-19 Mengancam Agenda Politik Rusia, Pemilihan Vladimir Putin Dapat Ditunda

Rusia mungkin terpaksa menunda pemungutan suara publik atas amandemen yang memungkinkan Vladimir Putin memegang jabatan sampai 2036.

The Telegraph
Presiden Vladimir Putin 

TRIBUNNEWS.COM - Rusia mungkin terpaksa menunda pemungutan suara publik atas amandemen yang memungkinkan Vladimir Putin memegang jabatan sampai 2036.

Diketahui, covid-19 mengancam untuk mengakhiri musim politik yang sibuk di Rusia.

Kremlin sejauh ini belum menjadwalkan kembali pengumutan suara yang dijadwalkan pada 22 April 2020 mendatang.

Melansir The Guardian, pemungutan tersebut dimaksudkan sebagai dukungan publik atas rencana Putin mengatur ulang batas masa jabatannya.

Masa jabatan tersebut memungkinkan Putin mencalonkan diri dalam masa jabatan kelima, bahkan keenam sebagai presiden di bawah konstitusi yang direvisi.

Baca: Amerika dan China Berdebat Soal Asal Mula Covid-19

Baca: Kasus Infeksi Covid-19 di Perancis Dekati Angka 20.000

Siaran pers Kremlin menunjukan, Presiden Vladimir Putin masih menjalanankan Windows XP pada komputernya.
Siaran pers Kremlin menunjukan, Presiden Vladimir Putin masih menjalanankan Windows XP pada komputernya. (DAILY MAIL)

Covid-19 di Rusia

Tetapi, Moskow dan kota-kota Rusia lainnya diketahui mengeluarkan langkah-langkah pencegahan ketat terhadap covid-19.

Para pejabat pemilu telah membahas kemungkinan pemungutan suara di rumah.

Pemerintah juga memikirkan cara lain, ketika para pejabat kesehatan sangat ingin mengurangi  pertemuan secara langsung.

"Pemungutan suara ditetapkan untuk 22 April 2020," kata juru bicara Putin, Dmitry Peskov.

Halaman
123
Berita Populer
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved