Virus Corona

Kapal Pesiar Diamond Princess Meninggalkan Pelabuhan Yokohama Jepang

Setelah berlabuh di Pelabuhan Daikoku Wharf tanggal 3 Februari lalu, akhirnya Rabu kemarin kapal Diamond Princess meninggalkan pelabuhan.

Kapal Pesiar Diamond Princess Meninggalkan Pelabuhan Yokohama Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kapal pesiar Diamond Princess meninggalkan Pelabuhan Yokohama, Jepang, Rabu (25/3/2020). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Setelah berlabuh di Pelabuhan Daikoku Wharf (Tsurumi-ku, Yokohama) tanggal 3 Februari lalu, akhirnya Rabu (26/3/2020) kemarin kapal Diamond Princess meninggalkan pelabuhan kembali ke markas besarnya.

Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang mengkonfirmasi 723 kasus positif korban Covid-19 dari kapal tersebut.

"Bahkan setelah turun masih ada lagi yang terinfeksi dan 10 orang meninggal," ungkap sumber Tribunnews.com, Kamis (26/3/2020).

Operator membersihkan kapal dan dikarantina oleh Stasiun Karantina Yokohama dan pada pagi hari tanggal 25 Maret kemarin akhirnya disetujui pemerintah Jepang kapal Diamond Prncess dapat meninggalkan Pelabuhan Yokohama.

Sekitar pukul 14.00 pada tanggal 25 Maret, kapal membunyikan peluit besar dan meninggalkan dermaga pelabuhan laut Yokohama.

Baca: Jenazah PDP Corona Dibawa Pulang & Plastiknya Dibuka, Keluarga Langsung Diisolasi, Videonya Viral

Baca: Ibunda Jokowi Meninggal, Khofifah, Ganjar, hingga Erick Thohir Melayat ke Rumah Duka di Solo

Menurut perusahaan yang mengoperasikan kapal tersebut, perjalanan tour baru akan dimulai dari Pelabuhan Kobe pada 16 Mei dan melanjutkan operasi dari tur di sekitar Chugoku dan Shikoku serta Korea Selatan.

Menurut Kota Yokohama, kapal yang memiliki penumpang dan awak sebanyak 3.711 orang, tiba di lepas pantai Pelabuhan Yokohama pada 3 Februari dan berlabuh di Daikoku Wharf pada 6 Maret.

Ratusan WNI awak kapal pesiar World Dream dan Diamond Princess yang  menjalani observasi menerima penyuluhan dari Tim Kesehatan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) tentang keberadaan, penyebab hingga penyebaran virus corona termasuk bagaimana pola hidup sehat dalam menjaga kesehatan, bertempat di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, Selasa (10/3/2020). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Ratusan WNI awak kapal pesiar World Dream dan Diamond Princess yang menjalani observasi menerima penyuluhan dari Tim Kesehatan Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) tentang keberadaan, penyebab hingga penyebaran virus corona termasuk bagaimana pola hidup sehat dalam menjaga kesehatan, bertempat di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, Selasa (10/3/2020). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI (TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI)

Dua kali lepas pantai untuk pemurnian air tawar, tetapi tinggal di dermaga sejak tanggal 12 Februari.

Turunnya semua penumpang dan anggota kru selesai pada 1 Maret 2020.

Lalu kapal di-disinfektan keseluruhan dan dikarantina.

Rabu (25/3/2020) kemarin kapal pesiar mewah tersebut dianggap sudah bersih dari virus Covid-19 sehingga boleh meninggalkan dermaga tersebut.

Pelabuhan Daikoku adalah dermaga pusat logistik tempat kapal yang membawa mobil bongkar muat.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved