Virus Corona

Pertemuan 5 Gubernur Kanto Jepang Akhir Pekan Dilakukan Lewat Video Conference

Pertemuan 5 Gubernur Kanto yaitu Tokyo, Sautama, Chiba, Kanagawa dan Yamanashi akhir minggu ini akan dilakukan lewat video conference.

Pertemuan 5 Gubernur Kanto Jepang Akhir Pekan Dilakukan Lewat Video Conference
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Gubernur Tokyo, Yuriko Koike. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pertemuan 5 Gubernur Kanto yaitu Tokyo, Sautama, Chiba, Kanagawa dan Yamanashi akhir minggu ini akan dilakukan lewat video conference.

"Kita akan mengadakan teleconference dengan gubernur Saitama, Chiba, Kanagawa dan Perfektur Yamanashi untuk meminta pengendalian diri agar warganya tidak ke luar akhir pekan ini," ungkap Gubernur Tokyo, Yuriko Koike kepada pers, Kamis (26/3/2020) siang.

Gubernur Koike ingin menjaga jarak satu dengan lainnya dengan cara tidak bertemu langsung dan berusaha menyesuaikan diri dengan karakteristik masing-masing daerah.

Pengumuman dari pemerintah Kota Fuchu di Tokyo yang melarang barbeque di sepanjang Sungai Tama dilanggar, warga membuka tenda dan membuat barbeque.
Pengumuman dari pemerintah Kota Fuchu di Tokyo yang melarang barbeque di sepanjang Sungai Tama dilanggar, warga membuka tenda dan membuat barbeque. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Sementara Perfektur Shizuoka membentuk Markas Besar Pengendalian Penyakit Menular Koronavirus Baru di kantor perfektur hari ini, Kamis (26/3/2020).

Gubernur Kawakatsu Heita, direktur markas tersebut, meminta warga untuk "menghindari perpindahan yang tidak perlu dan mendesak ke daerah yang terinfeksi."

Gubernur Kawakatsu pada pertemuan secara tegas menyampaikan agar warga menghindari mengunjungi Tokyo dan Perfektur Aichi yang banyak terinfeksi.

Baca: Singapura Turut Berduka atas Kepergian Ibunda Presiden Jokowi

Baca: Sempat Diisolasi 8 Hari, Bayi 3 Tahun PDP Corona di Bulukumba Meninggal, Hasil Tes Negatif

Walaupun tiga kasus infeksi dilaporkan di Perfektur Shizuoka, situasinya dianalisis untuk mengindikasikan bahwa infeksi tersebut berada dalam tingkat tertentu.

Namun, tetap menyerukan kehati-hatian berdasarkan pendapat bahwa infeksi itu menyebar di beberapa daerah pada pertemuan pakar nasional.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved