Virus Corona

Presiden Chechnya Rusia: Siapa yang Tak Patuh Karantina Corona, Harus Dieksekusi

Presiden republik Chechnya, Rusia, Ramzan Kadyrov dengan tegas mengatakan, bagi penduduknya yang melanggar aturan karantina covid-19 harus dieksekusi.

Presiden Chechnya Rusia: Siapa yang Tak Patuh Karantina Corona, Harus Dieksekusi
Kremlin.ru
Presiden republik Chechnya, Rusia, Ramzan Kadyrov dengan tegas mengeluarkan pernyataan terkait karantina covid-19. Ramzan mengatakan, bagi penduduknya yang melanggar aturan karantina covid-19 harus dieksekusi. 

"Apabila seribu orang harus masuk ke rumah sakit dalam satu hari, kami bisa melakukan apa pun," ungkapnya.

Baca: PakaI Hazmat Kuning, Presiden Rusia Vladimir Putin Kunjungi Rumah Sakit Khusus Covid-19

Sempat Menepis Kekhawatiran Covid-19

Beberapa minggu lalu, Kadyrov menepis kekhawatiran terkait covid-19.

Ia hanya mengimbau orang untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka dan minum air dengan lemon serta madu.

Baca: Pasien Positif Corona di Rusia Meningkat Tajam Sebanyak 163 Kasus Dalam Semalam

Hukuman Mati sejak 1999

Untuk diketahui, moratorium hukuman mati di Rusia sudah ada sejak 1999.

Kelompok seperti Human Right Watch telah mengkritik pemimpin negara tersebut karena memimpin pelanggaran hak asasi manusia dan penganiayaan di republiknya.

Baca: Presiden Rusia Vladimir Putin Kunjungi Rumah Sakit Khusus Covid-19

Informasi Terbaru Covid-19

Informasi terbaru wabah virus corona telah menyebar hingga 201 negara di seluruh dunia.

Sejumlah 469.034 kasus telah dikonfirmasi terinfeksi wabah virus corona atau Covid-19.

Halaman
123
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved