Virus Corona

Kamis Hingga Jumat, 1.480 Warga Amerika Serikat Meninggal akibat Pandemi Corona

Amerika Serikat melaporkan korban meninggal akibat virus corona hampir mencapai 1.500 jiwa dalam satu hari sejak Kamis hingga Jumat.

Tangkap Layar CNN
Presiden AS Donald Trump telah menguji untuk virus corona untuk kali kedua dan hasilnya menunjukkan negatif untuk virus corona. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON DC - Amerika Serikat (AS) melaporkan korban meninggal akibat virus corona hampir mencapai 1.500 jiwa dalam satu hari sejak Kamis (2/4/2020) hingga Jumat (3/4/2020) waktu Amerika Serikat.

Angka tersebut merupakan catatan terburuk secara global sejak pandemi tersebut terjadi.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, 1.480 orang meninggal pada Kamis pukul 20.30 hingga Jumat waktu AS.

Angka itu menambah total kematian akibat Covid-19 di AS menjadi 7.406, melewati China, lokasi asal virus corona.

AS telah melaporkan 276.995 kasus dan 9.772 orang pulih.

Baca: Wakil Jaksa Agung Sempat Beri Buku Tuntunan Salat ke Rekannya Sebelum Meninggal, Ini Faktanya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump merekomendasikan seluruh warga AS harus menggunakan masker ketika ke luar rumah untuk menekan penyebaran virus.

Sekitar 330 juta warga AS diminta menggunakan masker non-medis dalam beberapa waktu mendatang.

"Ini akan menjadi hal sukarela. Kamu tak harus melakukan itu dan saya memilih untuk tak melakukannya. Tapi beberapa orang mau mengikuti dan itu baik," kata Trump seperti dilansir AFP.

Ahli Bedah AS Jerome Adams mengatakan, rekomendasi itu muncul karena banyak orang yang terjangkit virus tersebut tak memiliki gejala sebelumnya.

Ia benar-benar menegaskan pentingnya untuk selalu menjaga jarak atau social distancing dari orang lain.

Halaman
12
Penulis: Mafani Fidesya Hutauruk
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved