Virus Corona

Pertambahan Orang Terinfeksi Covid-19 di Tokyo Melebihi 100 Orang, Kalangan Muda Makin Tertutup

Untuk pertama kalinya, Sabtu (4/4/2020) kemarin jumlah pertambahan kasus terinfeksi virus Corona di Tokyo melebihi angka 100 orang menjadi 181 orang.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Grafik pertambahan terinfeksi Corona di Tokyo, Sabtu (4/4/2020) pertumbuhan tertinggi untuk pertama kalinya lebih dari 100 orang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Untuk pertama kalinya, Sabtu (4/4/2020) kemarin jumlah pertambahan kasus terinfeksi virus Corona di Tokyo melebihi angka 100 orang menjadi 181 orang.

Sebanyak 81 orang belum diketahui rute dari mana dia terinfeksi dan umumnya adalah kalangan muda Tokyo.

"Kita sedang menyelidiki 81 orang yang terinfeksi positif Corona, ke mana saja rute penularannya, dengan siapa saja mereka kontak. Ini harus dicari. Kalau tidak penyebaran akan semakin luas dan kebanyakan dari mereka adalah anak muda Tokyo," ungkap sumber Tribunnews.com, Minggu (5/4/2020).

Kesulitan memperoleh rute penularan karena kebanyakan yang terinfeksi dari tempat klub malam, bar, berhubungan dengan PSK dan terkait dunia malam lainnya, sehingga terkait privasi umumnya tidak ada yang mau bicara.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike dalam jumpa pers, Jumat (3/4/2020) siang.
Gubernur Tokyo Yuriko Koike dalam jumpa pers, Jumat (3/4/2020) siang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

"Jumlah orang yang tidak dapat dilacak telah meningkat lebih dari sebelumnya," tambah sumber itu.

Dengan demikian diperkirakan akan ada ledakan pertambahan terinfeksi corona lebih besar lagi di masa depan.

Dari 891 orang yang terinfeksi hingga saat ini, 436 dari mereka belum terlacak sumber infeksi, terhitung hampir setengahnya.

Baca: Kisah Kajari Bantul Sembuh dari Covid-19 Setelah Dirawat 20 Hari: Saya Tak Tau di Mana Saya Terpapar

"Sebenarnya bukan belum terlacak. Kita punya kontak nomor telepon mereka, tetapi umumnya semua tidak mau menjawab telepon bahkan tidak mau mengangkat teleponnya sehingga kita kesulitan komunikasi lebih lanjut," jelasnya.

Hampir 70 persen dari 118 orang yang terinfeksi yang diidentifikasi pada tanggal 4 April memiliki rute penularan yang tidak diketahui.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved