Breaking News:

Virus Corona

Donald Trump Sebut Amerika Segera Masuki 'Titik Mengerikan' Angka Kematian karena Virus Corona

Amerika Serikat melaporkan sudah ada 337.072 kasus dan 9.633 korban meninggal. Tercatatkan lebih dari 1.200 korban meninggal dalam 24 jam terakhir.

Twitter
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON DC - Pandemi virus corona jenis baru (Covid-19) di Amerika Serikat akan mencapai titik kurva tertinggi dalam waktu dekat berkenaan dengan angka kematian yang ditimbulkan. 

Pernyataan itu dikeluarkan Presiden AS Donald Trump Dalam konferensi pers di Gedung Putih Minggu (5/4/2020).

Mengutip Sky News, Donald Trump mengistilahkan puncak kurva itu sebagai "titik mengerikan".

Dalam keterangannya, Trump menjelaskan Amerika Serikat akan mengalami "penurunan level" di sejumlah klaster seusai titik puncak tersebut.

Baca: Fakta-Fakta Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP: Pelaku Mengaku Suka Korban

Baca: Cerita Pilu Dokter Diludahi dan Dilempari Batu Saat Berjuang Hadapi Pandemi Virus Corona di India

Baca: Kronologi dan Fakta Kasus Suami Bunuh Istri: Pura-pura Diajak ke Dukun, Dieksekusi di Kebun Tebu

"Kami akan mencapai titik mengerikan mengenai angka kematian virus corona. Tapi setelah dari sana, segalanya berubah. Saat ini kami tengah mendekatinya," kata dia dilansir Kompas.com.

Pernyataan itu diperkuat dengan serangkaian peringatan yang dilontarkan oleh pejabat kesehatan, bahwa mereka akan mengalami "momen Pearl Harbor".

Keterangan itu juga diperkuat oleh beberapa pernyataan dari para pejabatnya sebelumnya. Seperti Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, Anthony Fauci.

"Saya tidak akan berkata kami sudah menanganinya. Itu akan menjadi keterangan palsu," jelas Fauci kepada CBS Sunday dikutip AFP Senin (6/4/2020).

Kepala Badan Kesehatan Nasional, Laksamana Madya Jerome Adams, bahkan memberikan peringatan yang tidak kalah keras mengenai wabah Covid-19.

Saat diwawancarai Fox News, mantan Komisioner Kesehatan Indiana itu mengungkapkan bahwa mereka akan mengalami pekan paling menyedihkan bagi AS.

Halaman
123
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved