Virus Corona

Deklarasi Darurat Kesehatan Jepang Diberlakukan Besok, Banyak Kasus di Pengadilan Dijadwalkan Ulang

Banyak kasus yang dijadwalkan kembali akan diadakan di pengadilan di berbagai kota diperkirakan akan ditunda setelah diberlakukan deklarasi darurat.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Pengadilan Jepang di Tokyo 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Hingga Selasa (7/4/2020) hari ini jumlah warga Jepang yang terinfeksi virus corona tercatat sebanyak 4.111 orang.

Sementara itu deklarasi darurat kesehatan Jepang akan diberlakukan mulai Rabu (8/4/2020) besok.

Lalu bagaimana pengaruhnya terhadap pengadilan Jepang?

"Banyak kasus yang dijadwalkan kembali akan diadakan di pengadilan di berbagai kota diperkirakan akan ditunda setelah diberlakukan deklarasi darurat besok sebagai antisipasi penyebaran corona virus baru," ungkap sumber Tribunnews di Tokyo, Selasa (7/4/2020).

Setelah penyebaran virus corona di pengadilan di Jepang, pengadilan meminta mereka untuk duduk dengan jarak yang lebih jauh antara auditorium, hakim yang perlu merekrut warga, dan banyak orang yang datang untuk mendengar.

"Akan diambil langkah-langkah antisipasi seperti menunda persidangan."

Di bidang-bidang yang tunduk pada Deklarasi Darurat, para pihak dalam persidangan tidak akan dapat muncul dan pengadilan tidak akan dapat mengadakan persidangan.

Baca: Rumah Tangganya Terbilang Harmonis, Siapa Sangka Ari Lasso Dapatkan Istri dari Hasil Menikung

Meskipun demikian tugas-tugas harus dilanjutkan bahkan setelah infeksi menyebar meliputi berbagai hal antara lain:

▼ mengeluarkan surat perintah,
▼ Penyitaan,
▼ mencantumkan pekerjaan kantor terkait dengan DV = kekerasan dalam rumah tangga yang perlu melindungi korban.

Tige perfektur di Jepang yang masih bersih dari infeksi virus Corona di Jepang.
Tige perfektur di Jepang yang masih bersih dari infeksi virus Corona di Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Tugas kedua yang paling mendesak adalah:

▼ Pengadilan pidana dimana terdakwa ditahan
▼ Pekerjaan kantor berdasarkan pesanan informal,
▼ Menyerahkan pekerjaan kantor tentang kebangkrutan.

Untuk tugas-tugas yang tidak mendesak:

▼ pengadilan sipil,
▼ Terdakwa telah memberikan persidangan pidana dengan jaminan, dan banyak persidangan diperkirakan akan ditunda di wilayah-wilayah yang tunduk pada deklarasi darurat (Tokyo, Kanagawa, Chiba, Saitama, Osaka, Hyogo dan Fukuoka).

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved