Virus Corona
Survei Kyodo News: 82 Persen Rakyat Jepang Dukung Kompensasi Warga Terdampak Covid-19
Survei nasional Kyodo dilakukan lewat telepon rumah kepada 515 responden dan lewat telepon genggam (ponsel) sebanyak 513 responden.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Deklarasi Darurat Nasional Jepang yang dikeluarkan Perdana Menteri Shizo Abe 7 April lalu mendapat dukungan penuh rakyat Jepang.
Bahkan kompensasi yang diberikan kepada warga terdampak covid-19 didukung 82 persen responden Kyodo News yang membuat survei per telepon antara 10 hingga 13 April 2020.
Survei nasional Kyodo dilakukan lewat telepon rumah kepada 515 responden dan lewat telepon genggam (ponsel) sebanyak 513 responden.
Menjawab pertanyaan, pemerintah negara harus "memberikan kompensasi" atas hilangnya penghasilan perusahaan dan toko sebagai tanggapan terhadap deklarasi darurat berdasarkan Undang-Undang Tindakan Koronavirus Baru, maka 82 persen mendukungnya.
Sedangkan 12,4 persen menyatakan tegas "Tidak perlu adanya kompensasi."
Mengenai waktu deklarasi keadaan darurat, 80,4 persen menyatakan terlambat dan 16,3 persen menyatakan tepat waktu.
Peringkat persetujuan Kabinet Abe adalah 40,4 persen, yaitu turun 5,1 poin dari survei sebelumnya tanggal 26-28 Maret 2020.
Tingkat penolakan (tidak mendukung kabinet Abe) adalah 43,0 persen, melebihi tingkat dukungan.
Baca: Update Kasus Corona di Indonesia 13 April: Total 4.557 Pasien Positif, 399 Meninggal, 380 Sembuh
Sementara itu 76,2 persen responden tidak memberikan evaluasi atas kebijakan mendistribusikan 2 masker kain ke semua rumah tangga.
Sejak minggu lalu, masker kain sebanyak 2 buah diberikan gratis ke semua rumah tangga yang ada di Jepang.
Namun melihat hasil survei tersebut umumnya (76,2 persen) tampaknya tidak mendukung kebijakan tersebut.
Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pachinko-di-jepang-tutup.jpg)