Virus Corona
Pemerintah Jepang Siapkan Anggaran Tambahan untuk Kompensasi Cuti
Tidak ada negara di dunia yang memberikan kompensasi untuk cuti, dan dukungan Jepang sebagai yang terbesar di dunia.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Liberal (LDP) mengungkapkan pihaknya akan memberikan kompensasi cuti kepada para karyawan.
"Kami telah menyiapkan berbagai jenis dukungan, tetapi saya ingin mempercepat persiapan dengan mempercepat penetapan anggaran tambahan," ungkap PM Jepang, Shinzo Abe dalam pertemuan dengan para pimpinan LDP, Senin (13/4/2020).
"Tidak ada negara di dunia yang memberikan kompensasi untuk cuti, dan dukungan Jepang sebagai yang terbesar di dunia. Hal ini sangat murah hati," kata Shinzo Abe.
PM Shinzo Abe juga menekankan kembali targetnya bisa menurunkan kontak antar manusia dengan berdiam diri di rumah, tidak jalan-jalan ke luar rumah apalagi bepergian antar kota.
"Untuk mencegah penyebaran infeksi, perlu untuk mengurangi kemungkinan kontak di antara orang-orang dengan setidaknya 70 persen dan sebanyaknya 80 persen sebisa mungkin," ujar dia.
Baca: Anies Baswedan Sayangkan Perusahaan yang Masih Berkegiatan di Kantor: Ini Menyalahi dari PSBB
Oleh karena itu, seharusnya tidak ada arus orang ke perfektur lain.
"Dan kami hanya meminta untuk tidak menggunakan restoran yang melayani pelanggan di pusat kota. Kami meminta kerja sama semua warga," pesan Shinzo Abe.
Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pm-shinzo-abe-rapat-kabinet-virus-corona.jpg)