Senin, 19 Januari 2026

Virus Corona

Bagikan 2 Masker Kain ke Setiap Rumah Tangga, Pemerintah Jepang Habiskan Dana 46 Miliar Yen

Di Setagaya-ku, dan di Minato-ku Tokyo, pagi hari para kurir kantor pos mulai meninggalkan kantornya untuk menyebarkan masker kain kepada warga.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Surat pos masker sedang dimasukkan ke kotak pos rumah tinggal seorang warga di Setagaya-ku Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pendistribusian dua buah masker hadiah dari Perdana Menteri Jepang kepada setiap keluarga dimulai di Tokyo dari wilayah Setagaya-ku dan Minato-ku hari ini, Jumat (17/4/2020).

"Pengiriman masker kain didistribusikan oleh pemerintah ke semua rumah tangga di seluruh negeri untuk mencegah penyebaran infeksi virus corona baru dimulai di Tokyo Jumat ini," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (17/4/2020).

Sebelumnya pengiriman dan penyebaran dilakukan terlebih dulu ke panti jompo serta ke tempat penitipan anak-anak dan fasilitas umum lain.

Kini giliran pendistribusian ke rumah tangga.

Surat pos berisi dua masker dari Perdana Menteri Jepang.
Surat pos berisi dua masker dari Perdana Menteri Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Di Setagaya-ku, dan di Minato-ku Tokyo, pada pagi hari tanggal 17 April ini para kurir kantor pos mulai meninggalkan kantornya dengan motor pos menyebarkan masker kain ke rumah-rumah warga.

Selain dua topeng kain, tas juga berisi notifikasi yang menyerukan pencegahan apa yang disebut "tiga kepadatan" seperti kemacetan dan kontak.

Pemerintah Jepang telah menginvestasikan sekitar 46 miliar yen untuk mendistribusikan dua masker kain yang dapat dicuci dan digunakan kembali untuk semua rumah tangga secara nasional.

Baca: Jumat 17 April, Sebanyak 575 Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RS Wisma Atlet

Baca: Baru Saja Menikah, Kalia Labitta Adik Vicky Shu Kini Bertugas di di RSHS Bandung Sempat Tangani OTG

Menurut Japan Post, pengiriman akan dimulai dari daerah Setagaya serta Minato di Tokyo pada tanggal 17 April.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan akan memprioritaskan daerah dengan banyak orang yang terinfeksi dan ingin menyelesaikan distribusi dalam bulan berikutnya.

"Saya pikir ada banyak orang menunggu, jadi saya ingin mengirimkannya dengan cepat dan sopan," kata Gojin Nishiwaki dari Kantor Pos Setagaya, yang bertanggung jawab atas pengiriman masker tersebut.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved