Virus Corona
BREAKING NEWS: PM Jepang Minta Masyarakat Hindari Tempat Hiburan Malam
Setelah masa Deklarasi Darurat Nasional berakhir pada 6 Mei mendatang, PM Shinzo Abe belum tahu apakah akan dilanjutkan atau berhenti.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengimbau masyarakat agar menjauhkan diri atau menghindar dari tempat hiburan malam untuk mencegah penyebaran virus corona.
"Banyak korban terinfeksi setelah berada di daerah hiburan malam. Sebaiknya masyarakat menjauhi daerah hiburan malam di Jepang," kata PM Jepang Shinzo Abe dalam jumpa pers, Jumat (17/4/2020) malam waktu Jepang.
Setelah masa Deklarasi Darurat Nasional berakhir pada 6 Mei mendatang, PM Shinzo Abe belum tahu apakah akan dilanjutkan atau berhenti karena harus menanyakan pendapat para ahli terlebih dulu.
"Kita lihat nanti setelah menanyakan pendapat para ahli kita," kata PM Shinzo Abe.
Selain itu Shinzo Abe menyatakan niatnya untuk melipatgandakan biaya medis untuk meningkatkan perawatan staf medis di tengah penyebaran infeksi virus corona.
Shinzo Abe juga menyerukan kepada orang-orang untuk mengurangi kontak satu sama lain sehubungan dengan masalah deklarasi darurat untuk semua prefektur sebagai tanggapan terhadap penyebaran virus corona baru.
Baca: Update Corona di Dunia 17 April 2020: Spanyol di Urutan ke-2 dengan 184.948 Kasus, 74.797 Sembuh
"Jangan ke mana-mana, jangan melakukan perjalanan jauh, sebaiknya di rumah saja," tambahnya.
Dia juga mengumumkan akan memberikan subsidi tetap tanpa dikenakan pajak sebesar 100.000 yen atau sekitar Rp 14,6 juta per kepala keluarga.
Mengenai pembayaran tunai tersebut, perdana menteri menjelaskan bahwa surat dan prosedur online akan dilakukan untuk mencegah pelamar berkumpul di kantor kota dan menjauhi adanya risiko infeksi.
Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pm-jepang-shinzo-abe-teleconference.jpg)