Yakin Virus Corona Buatan Laboratorium di Wuhan, Amerika Serikat Akan Minta Tanggung Jawab China

Pihak Amerika Serikat akan minta tanggung jawab China karena biarkan virus corona menyebar ke seluruh dunia.

Mandel NGAN / AFP
(Ilustrasi Amerika Serikat Minta Tanggung Jawab China) Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian tentang virus corona baru, COVID-19, di Taman Mawar Gedung Putih pada 15 April 2020, di Washington, DC. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Amerika Serikat mengancam akan meminta tanggung jawab China karena membiarkan virus corona menyebar ke seluruh dunia.

Nada ancaman semacam itu sudah disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump beberapa waktu lalu.

Baru-baru ini, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, menegaskan hal serupa.

"Presiden Trump sangat jelas, kami akan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab dan kami akan melakukannya pada waktunya," kata Pompeo, seperti diberitakan CNN, Senin (5/4/2020).

Mengapa AS Menuntut Tanggung Jawab?

ILUSTRASI Laboratorium - Foto Angkatan Darat AS pada 8 Maret 2020 menunjukkan seorang karyawan USAMRIID (Institut Penelitian Medis Angkatan Darat Amerika Serikat) sedang melakukan penelitian terhadap virus coronavirus baru, COVID-19
ILUSTRASI Laboratorium - Foto Angkatan Darat AS pada 8 Maret 2020 menunjukkan seorang karyawan USAMRIID (Institut Penelitian Medis Angkatan Darat Amerika Serikat) sedang melakukan penelitian terhadap virus coronavirus baru, COVID-19 (ERIN BOLLING / US ARMY / AFP)

Baca: Donald Trump

Baca: Korea Utara Terdampak Covid-19, Moon Jae In dan Donald Trump Setuju Berikan Bantuan Kemanusiaan

Tuntutan AS terhadap China tak lepas dari keyakinan mereka bahwa virus corona berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan.

Dengan kata lain, virus corona sengaja diciptakan untuk tujuan tertentu.

Pompeo, dalam kesempatan yang sama, bahkan menyebut dirinya memiliki 'bukti besar' terkait virus corona yang berasal dari laboratorium.

BACA SELENGKAPNYA -->

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved