Virus Corona

McDonald's Jepang Perpanjang Penutupan Toko Hingga 14 Mei 2020

McDonald's Jepang telah mengambil langkah untuk berhenti menjual makan dan minum di sekitar 2.900 toko di Jepang sejak tanggal 29 Maret 2020.

thetravel
Ilustrasi staf McDonalds drive thru 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - McDonald's Jepang telah memutuskan untuk memperpanjang langkah-langkah untuk menangguhkan penjualan makanan dan minuman di toko-toko yang ada di Jepang hingga 14 Mei 2020.

"Pada tanggal 15 Mei kami akan membuat keputusan berdasarkan permintaan dari pemerintah dan pemerintah daerah," ungkap petugas McDonald's kepada Tribunnews.com, Rabu (6/5/2020).

Untuk mencegah penyebaran coronavirus baru, McDonald's Jepang telah mengambil langkah untuk berhenti menjual makan dan minum di semua toko sekitar 2.900 toko di Jepang sejak tanggal 29 Maret 2020.

Baca: Kebanyakan Tak Sadar Terinfeksi Covid-19, Kaum Muda Disebut Silent Killer

"Awalnya, tindakan itu dijadwalkan selama enam hari, tetapi sebagai tanggapan atas perpanjangan deklarasi darurat, kami memutuskan untuk memperpanjang setidaknya sampai tanggal 14 Mei 2020," kata dia.

Meskipun demikian take a way, bisnis drive-through dan pengiriman rumah akan terus dilakukan seperti sebelumnya tergantung pada toko masing-masing.

Mengenai tanggapan setelah tanggal 15 Mei 2020, perusahaan ingin menilai berdasarkan situasi penyebaran infeksi dan permintaan dari pemerintah dan pemerintah daerah.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved