Breaking News:

Virus Corona

Pemerintah Jepang Pertimbangkan Beri Subsidi Rp 14 Juta Bagi Para Pelajar

Beberapa universitas di Jepang juga telah mengeluarkan manfaat lainnya saat ini untuk membantu darurat para siswanya.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MEXT) Jepang di Kasumigaseki Tokyo. 

Bisakah sistem ini tidak membantu mereka?

Sistem "Universitas Gratis" menentukan jumlah pengurangan atau pembebasan biaya kuliah sesuai dengan situasi ekonomi keluarga siswa.

Sebagai contoh, misalkan rumah orang tua siswa adalah rumah tangga empat orang yang terdiri dari ayah, ibu, dan saudara kandung SMP.

Jika pendapatan tahunan rumah tangga adalah "kurang dari sekitar 2,7 juta yen" --mahasiswa universitas negeri menerima pengurangan biaya kuliah sekitar 540.000 yen, yang setara dengan biaya kuliah tahunan, dan mahasiswa universitas swasta hingga sekitar 700.000 yen.

Jika pendapatan rumah tangga kurang dari sekitar 3 juta yen dengan struktur keluarga yang sama, dua per tiga dari biaya kuliah dibebaskan jika pendapatan rumah tangga kurang dari sekitar 3,8 juta yen, pengurangan sepertiga.

Baca: Hidayat Nur Wahid: Pentingnya Kolaborasi Antar Lembaga untuk Temukan Vaksi Covid-19

Bergantung pada kondisinya, dimungkinkan untuk menerima beasiswa jenis hibah hingga sekitar 910.000 yen per tahun. Ini adalah beasiswa tanpa kewajiban untuk membayar.

Jumlah tersebut adalah untuk keluarga berempat termasuk ayah, ibu dan siswa sekolah menengah.

Jumlah pengecualian uang sekolah akan bervariasi tergantung pada jumlah anggota rumah tangga.

Sistem ini juga ditujukan untuk perguruan tinggi teknologi.

Apabila pendapatan tahunan rumah tangga di atas 3,8 juta yen, maka sistem tidak akan mendapat manfaat. Siswa tak akan bisa memperoleh bantuan.

Baca: Edi Sukmoro Dicopot sebagai Dirut KAI, Berikut Perjalanan Karirnya

Beasiswa di Jepang adalah tanpa bunga tetapi setelah selesai sekolah dan ada penghasilan kerja, uang beasiswa tersebut harus dikembalikan kepada negara, untuk kemudian diputarkan kembali diberikan kepada siswa baru lainnya.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved