Breaking News:

Gaya Rambut Mirip Virus Corona Lagi Trend di Kalangan Remaja Kenya, Begini Penampakannya

Untuk menciptakan tampilan yang unik, braider pertama-tama membagi rambut klien mereka menjadi sekitar 12 bagian

YouTube Citizen Digital
Model rambut virus corona 

TRIBUNNEWS.COM, AFRIKA - Virus corona memang masih menghantui dunia mengingat sampai hari ini belum ditemukan vaksinnya.

Namun adanya virus corona memberikan inspirasi terkait gaya rambut.

Di wilayah  Kibera, daerah kumuh terbesar di Kenya, Afrika Timur tengah populer gaya rambut yang terinspirasi oleh tampilan dari virus corona.

Dengan jumlah klien yang semakin menipis dan pendapatan mereka menurun, penata rambut di Kibera harus mencari cara untuk tetap menghasilkan pundi-pundi uang.

Salah satu idenya yaitu harus "menemukan solusi" yang berkaitan dengan masalah tersebut.

Di tengah pandemi Covid-19, beberapa penata rambut menemukan inspirasi untuk gaya rambut baru dalam bentuk virus mematikan yang terlihat di bawah mikroskop.

Tapi ini bukan hanya tentang desain rambut saja.

Baca: Jika Wabah Virus Corona Berakhir, Karenina Sunny Ingin Diving

Gaya rambut baru ini ternyata juga lebih murah daripada gaya rambut populer lainnya.

Harganya yang murah menjadikannya pilihan yang menarik bagi pelanggan yang uangnya sedang menipis karena pandemi.

"Gaya rambut ini jauh lebih terjangkau bagi orang-orang seperti saya yang tidak mampu membayar untuk gaya rambut yang lebih mahal di luar sana."

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved