Breaking News:

Kematian George Floyd, Trump: FBI & Departemen Kehakiman Sudah Saya Perintahkan Lakukan Penyelidikan

Presiden AS Donald Trump angkat bicara soal kematian George Floyd, pria kulit hitam yang meninggal karena diinjak polisi kulit putih di Minnesota, AS

CBS Evening News
Pembunuhan George Floyd Diduga oleh Polisi Menyisakan Duka Bagi Keluarga 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden AS Donald Trump angkat bicara soal kematian George Floyd, pria kulit hitam yang meninggal karena diinjak polisi kulit putih di Minnesota, AS.

Lewat cuitan Twitternya, Trump menyebut telah memerintahkan FBI dan Departemen Kehakiman untuk menyelidiki kasus kematian George Floyd.

"Atas permintaan saya, FBI dan Departemen Kehakiman sudah melakukan penyelidikan dengan baik," ujar Trump, dalam kicauanya di Twitter, Kamis (28/5/2020), yang dikutip Tribunnews dari Anadolu Agency.

Lebih lanjut, Trump juga menyampaikan dukacita kepada keluarga George Floyd.

Baca: Demo Bela George Floyd Ricuh, 40 Demonstran Ditangkap akibat Kekerasan hingga Ludahi Polisi

Baca: Kematian George Floyd di Minneapolis Disorot Agnez Mo, Justin Bieber, Gigi Hadid hingga Taylor Swift

"Saya turut berdukacita dengan keluarga dan kerabat George. Keadilan akan ditegakkan!," ungkap Trump.

Dia menilai, kematian George Floyd merupakan peristiwa yang sangat menyedihkan.

Akun twitter Donald Trump
Akun twitter Donald Trump (twitter)

Ditangkap karena Diduga Gunakan Uang Palsu

Sebelumnya diberitakan, George Floyd ditangkap karena diduga menggunakan uang palsu saat melakukan pembelian di sebuah swalayan.

Pada video yang beredar di media sosial, Floyd terlihat kesulitan bernapas sebelum akhirnya tampak tidak sadarkan diri di bahwa lutut polisi.

Di dalam video itu, tampak polisi menahannya di tanah dan seorang polisi lainnya menekan lututnya ke leher Floyd.

Halaman
123
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved