Breaking News:

Virus Corona

Patung Billiken di Osaka Jepang Kini Tak Boleh Disentuh

Biasanya orang ke sana datang menyentuh, mengelus-elus sang patung Billiken serta berdoa di depannya dengan harapan usaha dagangnya bisa sukses.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Patung Billiken-san di Osaka (kanan) dan pengumuman Air Touch untuk sembahyang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Tempat wisata terkenal sekaligus tempat berdoa untuk kalangan pedagang di Jepang khususnya di Kuil Nilliken, Naniwaku Osaka, maupun di observatorium di Menara Tsutenkaku, kini menerapkan aturan agar tidak disentuh oleh pengunjung.

Pengumuman itu ditunjukkan dengan kata-kata halus "Air Touch".

Biasanya orang ke sana datang menyentuh, mengelus-elus sang patung Billiken serta berdoa di depannya dengan harapan usaha dagangnya bisa sukses dan mendapat banyak rezeki.

Patung Billiken-san di Osaka (kanan) dan pengumuman Air Touch untuk sembahyang
Patung Billiken-san di Osaka (kanan) dan pengumuman Air Touch untuk sembahyang (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Kini dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19, patung hanya boleh dielus di udara alias tidak dapat disentuh sehingga disebut Air Touch.

Billiken, yang akrab disapa Billiken-san di Jepang, adalah sebuah patung yang menyambut pengunjung di observatorium Menara Tsutenkaku di Shinsekai, Osaka.

Baca: Polisi yang Menindih Leher George Floyd hingga Meninggal Didakwa Pembunuhan

Patung ini menunjukkan ekspresi aneh yang terlihat seperti senyum dan seringai, dan pose lucu.

Namun, Billiken-san, sebenarnya adalah dewa yang pantas.

Ia dicintai sebagai dewa yang akan mendengarkan berbagai doa, baik itu untuk bisnis yang berkembang, lulus ujian masuk atau membuat pertandingan yang sukses, sehingga selalu ada orang yang berdoa kepada dewa khusus ini.

Patung kayu Billiken-san di Tsutenkaku terkenal, sehingga patung-patung lain dapat ditemukan pula di toko-toko dan bahkan di rumah-rumah penduduk.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved