Breaking News:

Virus Corona

Mengapa Angka Kematian Covid-19 Lebih Tinggi di AS dan Eropa Ketimbang di Asia? Ini Alasannya

Angka kematian akibat pandemi Covid-19 di AS dan Eropa lebih tinggi daripada di Asia, para ahli beberkan alasannya.

Pixabay/Tumisu
Ilustrasi virus corona. Mengapa Angka Kematian Covid-19 Lebih Tinggi di AS dan Eropa Ketimbang di Asia? Ini Alasannya 

TRIBUNNEWS.COM - Kenapa korban kematian akibat virus corona lebih banyak ditemukan di Eropa dan Amerika Utara?

Pertanyaan itu masih menjadi misteri dari pandemi Covid-19 yang terjadi di dunia kini.

Kebijakan pengujian, berbagai metode perhitungan dan juga pertanyaan-pertanyaan untuk mengungkapkan kasus Covid-19 di dunia pun menarik perhatian para peneliti untuk memecahkan kasus virus corona.

Sebagian wilayah di Asia diketahui lebih cepat menangani kasus Covid-19 dengan menerapkan social distancing pada awal pandemi.

Namun, beberapa peneliti juga memikirkan faktor lain yang membuat Asia lebih maju dalam menangani kasus corona ketimbang negara-negara di Eropa dan AS.

Alasan lain yakni karena faktor genetik dan respon sistem imun, pemisahan jenis virus dan tingkat obesitas di daerah yang berbeda dan dan faktor kesehatan yang umum terjadi.

Perbedaan angka kematian

China, tempat pertama virus corona ditemukan pertama kali di Wuhan, mencatat adanya kematian di bawah angka 5000 kasus.

Yang artinya, hanya ada tiga kematian per satu juta penduduk.

BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>>>

Editor: Ekarista Rahmawati Putri
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved