Breaking News:

Si Gagah Kapal Induk Terbaru USS Gerald Ford Jadi Andalan Angkatan Laut AS di Trans Atlantik

Militer AS terus melakukan tes komando dan kontrol ketika kapal induk terbaru Angkatan Laut AS terus beroperasi di Atlantik selama melakukan serangkai

BUSINESS INSIDER
Kapal induk USS Gerald R Ford. 

Laporan Reporter: Noverius Laoli 

TRIBUNNEWS.COM - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) tengah bersiap menguji suara dan tautan data yang akan menghubungkan Kapal Induk terbaru mereka yakni Gerald Ford ke kapal perang lainnya di armada perang mereka.

Militer AS terus melakukan tes komando dan kontrol ketika kapal induk terbaru Angkatan Laut AS terus beroperasi di Atlantik selama melakukan serangkaian uji coba selama satu setengah tahun berikutnya.

"Kami ingin membuat Ford mulai melakukan beberapa interaksi dasar denga jenis kapal perang lainnya," ujar Laksamana Muda Craig Clapperton, komandan Carrier strike Group 12 pada konferensi pers dengan wartawan pada hari Senin (1/6) seperti dilansir Defenseone.

"Kita akan melakukan beberapa hal dasar untuk membangun blok," sambungnya.

Itu artinya menghubungkan kapal secara elektronik dengan kapal induk lain, kapal perusak, kapal penjelajah, pesawat terbang dan markas besar darat di seluruh dunia. 

Baca: FOTO-FOTO MESRA Liburan Bulan Madu Awan Arzum Balli, Bule Turki yang Nikahi Petugas PPSU

Ford juga diharapkan dapat terhubung secara elektronik dengan Harry Truman, kapal induk lainnya di Atlantik.

Dengan memperkuat tautan ini, maka Ford dapat terhubung dengan kapal-kapal perang dan armada perang AS secara luas.

Baca: Terkuak Setahun Pasca Kejadian, Pembunuh Janda Empat Anak Ini Ternyata Pasangan Suami Istri

Mereka juga menyiapkan tautan rahasia, yang memungkinkan kapal dan pesawat untuk berbagi informasi inteligen dan pertempuran lainnya, termasuk lokasi kapal, kapal selam dan pesawat musuh.

"Sebagai kelompok kapal penyerang, sangat penting untuk dapat menyatukan gambar udara, permukaan dan bawah permukaan penuh itu, membaginya dengan sisa armada penyerang untuk memungkinkan skala operasi militer skala penuh dari kelompok penyerangan," Kata Clapperton.

Baca: Cerita Lengkap Kecelakaan Tunggal Wakapolres Purbalingga, Kompol Widodo Ponco Susanto

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved