Breaking News:

Virus Corona

Bahaya, Sejak 14 Mei Tokyo Jepang Jadi Alert, Terinfeksi Melonjak 34 Orang

Koike juga mendesak masyarakat Tokyo untuk mengambil langkah-langkah seperti membatasi jam keluar pada malam hari di daerah pusat kota terutama di

Richard Susilo
Mudah dipahami, kalau Tokyo Alert spot light Rainbow Bridge di Yokohama menjadi merah (atas). Kalau keadaan Tokyo normal akan berwarna hijau (bawah). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Telah 19 hari berlalu sejak 14 Mei 2020, tanggal 2 Juni sore Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengumumkan Tokyo Alert, tanda bahaya karena jumlah terinfeksi naik pesat mendadak bertambah 34 orang. Total menjadi 5283 orang terinfeksi.

"Hari ini diumumkan Tokyo Alert. Kami tak mengharapkan kelanjutan relaksasi namun tolong meningkatkan perhatian lebih dengan kenaikan mendadak terinfeksi hari ini," papar Koike.

Koike juga mendesak masyarakat Tokyo untuk mengambil langkah-langkah seperti membatasi jam keluar pada malam hari di daerah pusat kota terutama di daerah hiburan malam.

Di Tokyo, 34 orang baru terinfeksi pada tanggal 2 Juni, lebih dari 30 orang mengkonfirmasi infeksi untuk pertama kalinya dalam 19 hari lalu sejak 14 Mei.

Untuk pertama kalinya, pemerintah Tokyo mengeluarkan "Peringatan Tokyo" yang menyerukan kehati-hatian, karena tanda-tanda kemunduran, semakin meluas infeksi telah terlihat.

Pertama kali pula menyalakan Gedung Pemerintah Tokyo dan Jembatan Rainbow Bridge dengan sorotan lampu warna merah.

Pemerintah Metropolitan Tokyo mempromosikan relaksasi selangkah demi selangkah seperti meminta cuti (merumahkan diri), tetapi menjelaskan bahwa sementara ia mengeluarkan peringatan, diperkirakan tidak akan melanjutkan dengan Step Kedua saat ini.

Menurut Pemerintah Metropolitan Tokyo, jumlah orang yang terlibat dalam bisnis makanan dan minuman, yang disertai dengan hiburan di pusat kota pada malam hari, telah meningkat.

Pemerintah kota metropolitan Tokyo menyerukan sekali agar masyarakat tidak pergi ke tempat-tempat dengan risiko infeksi tinggi, seperti tempat hiburan malam dan segera mengambil tindakan balasan seperti di daerah pusat kota dengans egera pulang ke rumah pada malam hari.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved