Breaking News:

Rusuh di Amerika Serikat

Pasca-Kematian George Floyd, Barack Obama Beri Pesan pada Pemuda Kulit Hitam: Hidup Kalian Penting

Barack Obama memberikan pesan pada pemuda kulit hitam dalam pidatonya setelah kematian George Floyd.

Instagram @barackobama
Barack Obama di Manchester dalam fotonya yang diunggah 2012 lalu - Barack Obama memberikan pesan pada pemuda kulit hitam dalam pidatonya setelah kematian George Floyd. 

Ia juga menganggap pemuda telah membantu negara merasa seolah-olah ada suatu hal yang harus diubah.

"Aku harap kalian terus berharap meski mungkin merasa marah."

"Anda telah mengomunikasikan rasa darurat yang sama kuat dan transformatifnya seperti apapun yang saya lihat dalam beberapa tahun terakhir," tandas Obama.

Diketahui, saat ini terjadi kerusuhan di jalanan Amerika Serikat sebagai bentuk protes atas kematian George Floyd.

George Floyd merupakan pria berkulit hitam yang meninggal pada 25 Mei 2020 akibat lehernya ditindih seorang polisi, Derek Chauvin.

Sejumlah demonstran melakukan aksi unjuk rasa atas kematian George Floyd, di Detroit, Michigan, Amerika Serikat, Minggu (31/5/2020) waktu setempat. Meninggalnya George Floyd, seorang pria keturunan Afrika-Amerika, saat ditangkap oleh polisi di Minneapolis beberapa waktu lalu memicu gelombang aksi unjuk rasa dan kerusuhan di kota-kota besar di hampir seantero Amerika Serikat. AFP/Seth Herald
Sejumlah demonstran melakukan aksi unjuk rasa atas kematian George Floyd, di Detroit, Michigan, Amerika Serikat, Minggu (31/5/2020) waktu setempat. Meninggalnya George Floyd, seorang pria keturunan Afrika-Amerika, saat ditangkap oleh polisi di Minneapolis beberapa waktu lalu memicu gelombang aksi unjuk rasa dan kerusuhan di kota-kota besar di hampir seantero Amerika Serikat. AFP/Seth Herald (AFP/Seth Herald)

Baca: George Floyd Rupanya Sudah Dinyatakan Positif Virus Corona Sejak April, Terungkap dari Hasil Autopsi

Baca: Apakah Trump Bisa Kerahkan Militer Gara-gara Kasus George Floyd?

Insiden ini terjadi di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat.

Leher Floyd terus diinjak Chauvin meski ia merintih kesakitan dan mengatakan tak bisa bernapas.

Ia dinyatakan meninggal setelah lehernya ditindih hampir selama sembilan menit.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved