Breaking News:

Virus Corona

Sejumlah Perkantoran di Jepang Pasang Alat Pengukur Suhu Tubuh Otomatis

Kamera dan monitor dipasang dan dihidupkan sepanjang jam kantor saja antara jam 9 pagi hingga jam 5 sore, setelah itu kamera dimatikan.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Seorang karyawan sedang mengukur suhu tubuh. Angka derajat muncul di atas layar televisi (lihat tanda panah). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sejumlah perkantoran di Jepang memasang kamera serta monitor yang bisa mendeteksi secara langsung suhu tubuh seseorang sebagai antisipasi penyebaran virus corona.

"Kamera dan televisi ini sudah dipasang sekitar dua minggu lalu bagi siapa pun khususnya yang bekerja di gedung kantor ini untuk melihat sendiri suhu badannya," kata Tanaka, seorang pengurus perkantoran gedung bertingkat di Marunouchi Tokyo kepada Tribunnews.com, Jumat (12/6/2020).

Kamera dan monitor dipasang dan dihidupkan sepanjang jam kantor saja antara jam 9 pagi hingga jam 5 sore, setelah itu kamera dimatikan.

Bukan hanya di daerah Marunouchi saja, perkantoran di daerah Otemachi Hibiya dan Roppongi Toranomon juga mulai banyak memasang monitor serta kamera pengukur suhu badan.

Selain dipasang kamera dan televisi melihat suhu tubuh, juga di berbagai perkantoran ditempel poster menarik warna kuning mengingatkan mengenai tiga hal, panas, batuk dan kalau merasa tidak enak badan (sesak napas), segeralah konsultasi ke dokter dengan mencantumkan nomor telepon di bawah poster.
Selain dipasang kamera dan televisi melihat suhu tubuh, juga di berbagai perkantoran ditempel poster menarik warna kuning mengingatkan mengenai tiga hal, panas, batuk dan kalau merasa tidak enak badan (sesak napas), segeralah konsultasi ke dokter dengan mencantumkan nomor telepon di bawah poster. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

"Kamera itu disambung ke ruang kontrol di mana pemonitor dapat melihat pula orang yang berlalu lalang terutama yang memiliki suhu badan tinggi akan menjadi perhatian serius di ruang kontrol," tambahnya.

Setidaknya, kalau ada ketahuan terjangkit pandemi Corona di gedung tersebut dapat ditelusuri wajah orang yang memiliki suhu badan tinggi tersebut.

Sejak jam 23.00, Kamis (11/6/2020) kondisi Tokyo sudah kembali ke warna pelangi setelah sebelumnya sampai kemarin sore masih berwarna merah saja atau Tokyo Alert dan jumlah terinfeksi mencapai 22 orang.

Baca: BNN Sebut Transaksi Narkoba Secara Online Meningkat Selama Pandemi Corona

Baca: Enggak Perlu Beli! Bikin Sendiri Resep Putu Ayu Antigagal Ini, Pemula Pun Pasti Berhasil

Dengan kembali ke warna non-red, step 3 mulai dipertimbangkan yang memungkinkan gym atau tempat olahraga dan bar boleh beroperasi kembali.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved