Breaking News:

Virus Corona

Jumlah Kasus Baru Covid-19 di Tokyo Jepang Bertambah 60, Tertinggi Sejak Pencabutan Status Darurat

Pertambahan kasus baru ini merupakan yang tertinggi di Jepang sejak dicabutnya keadaan darurat 25 Mei 2020 lalu.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Data infeksi Corona di Jepang per Minggu (28/6/2020) malam. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Metropolitan Tokyo mengumumkan adanya penambahan 60 kasus baru terinfeksi virus Corona, Minggu (28/6/2020).

Pertambahan kasus baru ini merupakan yang tertinggi di Jepang sejak dicabutnya keadaan darurat 25 Mei 2020 lalu.

Dari 60 orang, 45 di antaranya berusia 20-an dan 30-an tahun, terhitung 75 persen dari total.

"Sedangkan 39 orang tidak diketahui rute infeksi dan itu semua dari dunia malam," ungkap sumber Tribunnews.com, Senin (29/6/2020).

Yang tidak diketahui rutenya semua adalah karyawan dan tamu dari klub rumah dan klub kabaret serta hiburan malam yang ada di Tokyo khususnya di Kabukicho Tokyo.

Selain itu, dari 60 orang, 21 orang adalah kontak dekat orang yang telah dipastikan terinfeksi Covid-19.

Selain itu, dikatakan bahwa ada 4 infeksi di rumah dan 3 orang yang mungkin telah terinfeksi melalui makan bersama teman dan kenalan.

Dengan penambahan ini, jumlah total orang yang dikonfirmasi terinfeksi di Tokyo adalah 6.114 orang.

Sedangkan yang meninggal tidak ada kemarin.

Total terinfeksi corona di Jepang sampai dengan kemarin tercatat 19.178 orang dan sembuh 17.163 orang, sedangkan yang meninggal dunia akibat corona sebanyak 985 orang.

Secara matematika, saat ini, Senin (29/6/2020) pasien corona yang positif dan atau masih dirawat di Jepang sebanyak 1.030 orang.

Satu-satunya perfektur di Jepang (dari 47 perfektur) sejak tahun lalu hingga kini bebas dari Covid-19 adalah Perfektur Iwate di Tohoku, utara Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved