Breaking News:

AS Sita Ekstensi Rambut dari China, Diduga Produk Kerja Paksa Anak dan Tahanan Uighur

Amerika Serikat menyita produk rambut manusia yang diimpor dari Tiongkok. Produk ini diduga dibuat oleh pekerja paksa dari anak atau tahanan Uighur.

US CUSTOMS AND BORDER PROTECTION via BBC
Produk Rambut Asli dari Tiongkok 

TRIBUNNEWS.COM - Amerika Serikat menyita produk rambut manusia yang diimpor dari Tiongkok.

Dikutip dari BBC, produk ini diduga dibuat oleh pekerja paksa dari anak-anak atau tahanan Uighur. 

Produk-produk ini berasal dari Xinjiang, ujung barat China.

Tempat itu merupakan lokasi penahanan bagi satu juta warga Muslim Uighur.

Baca: Rupiah Hari Ini, 2 Juli 2020, Ditutup Melemah ke Rp 14.378 per Dolar AS, Berikut Kurs di 5 Bank

Baca: Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp 14.378 per Dolar AS

"Produksi barang-barang ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang sangat serius," kata pejabat bea cukai AS, Brenda Smith.

China menyangkal dugaan ini dan menyebut tuduhan kerja paksa itu salah dan jahat.

Pihak AS tidak mengatakan dengan jelas apakah rambut itu diambil dari anak-anak atau tahanan.

Mereka hanya mengatakan bahwa produk itu dibuat oleh pekerja paksa itu.

Produk-produk rambut ini ditahan oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS di Pelabuhan New York dan New Jersey.

dgh
Produk Rambut Manusia

Badan tersebut mengatakan bahwa produk ini dibuat sebuah perusahaan di Xinjiang.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved