Celana Ketat hingga Sikap Pelayan Jadi Awal Ketegangan Kate Middleton dan Meghan Markle?
Sebelum resmi keluar dari anggota senior kerajaan, Kate Middleton dan Meghan Markle sempat dikabarkan bersitegang.
TRIBUNNEWS.COM - Sebelum resmi keluar dari anggota senior kerajaan, Kate Middleton dan Meghan Markle sempat dikabarkan bersitegang.
Dikutip dari Daily Mail, penulis kerajaan mengatakan Meghan sempat terlibat perdebatan dengan staf di Istana Kensington.
Bicara kepada Daily Star Online, Tom Quinn mengungkapkan Meghan berdebat dengan staf lantaran menolak permintaan istri Pangeran William itu.
Tom mengatakan Meghan merasa dinomorduakan karena insiden itu.
Baca: Meghan Markle Merasa Tak Dilindungi saat Hamil Archie Dulu, Tak Boleh Membela Diri atas Berita Palsu
Baca: Meghan Markle dan Pangeran Harry Masuk Jajaran Pembicara Mahal di Dunia, Rp 14 M Sekali Pidato
Sebelumnya, Tom menulis buku baru berjudul Kensington Palace: An Intimate Memoir from Queen Mary to Meghan Markle.
Dia mengklaim perselisihan Meghan dengan staf Kate Middleton terjadi ketika keduanya tinggal di Nottingham Cottage di Istana Kensington.
Tom mengaku diceritakan orang dalam yang merasa tidak nyaman pasca-Meghan melakukan itu.
Menurut pengakuan orang dalam, Meghan saat itu meminta staf untuk melakukan sesuatu.
Namun, staf itu menolak permintaan Duchess of Sussex karena bekerja untuk Kate.
"Saya benar-benar minta maaf saya tidak bisa melakukan itu karena saya bekerja untuk Kate," ujar staf itu kepada Meghan, sebagaimana diceritakan Tom.
Meghan merasa sudah menjadi sewajarnya permintaannya dilakukan staf lantaran dia merupakan seorang putri, Tom menilai Meghan berasumsi demikian.
Baca: Pangeran Harry Nge-Down saat Ultah Kakaknya, Hubungan dengan Keluarga Inggris Retak
Baca: Jadi Rakyat Biasa, Pangeran Harry Dikabarkan Mulai Menyesal Tinggalkan Istana Kerajaan Inggris
Lebih lanjut, Tom bercerita Meghan sedikit berdebat dengan staf itu dan membuat Kate tidak nyaman.
Dia mengatakan Meghan kesal pada perilaku staf karena dia merasa tidak diperlakukan sama dengan Kate.
"Dia sangat sensitif tentang tidak diperlakukan sama dengan Kate."
"Jadi dia bereaksi buruk dan tidak membiarkannya berlalu begitu saja," kata Tom.
Penulis kerajaan ini mengatakan Meghan merasa aneh dengan lingkungan kerajaan.
Dimana orang akan lebih hormat sesuai status orang yang akan menjadi ratu dan raja selanjutnya.
Celana Ketat di Pernikahan Meghan
Sebelumnya, Meghan dikabarkan tidak melakukan protokol kerajaan di hari pernikahannya.
Majalah Tatler mengabarkan Meghan dan Kate bersitegang tentang celana ketat.
Ada perdebatan apakah putri kedua Kate, Putri Charlotte dan beberapa bridesmaids lainnya harus mengenakan celana ketat atau tidak.
"Kate mengikuti protokol, merasa mereka (bridesmaids) harus mengenakan itu."
"Meghan tidak mau mereka melakukan itu. Foto-foto yang beredar menampilkan bahwa Meghan yang menang," jelas seorang sumber kepada Tatler.
Seorang sumber mengonfirmasi maksud Meghan tidak mengizinkan anak-anak mengenakan celana ketat.
Baca: Potret Meghan Markle dan Harry jadi Volunter Bantu Persiapkan Makanan dan Roti di Dapur untuk Lansia
Baca: Pangeran Harry Menyesal Tinggalkan Istana Kerajaan Inggris?
"Pertama, ini adalah hari besar Meghan bukan Kate dan kedua Meghan tidak ingin membuat anak-anaknya sebagai dewa, membiarkan gadis-gadis kecil memakai celana ketat, terlalu panas dan lengket," ujar sumber itu.
"Meghan mengatakan itu sebenarnya bukan masalah sampai Kate membuatnya menjadi masalah," tambahnya.
Kabar tentang berbagai insiden dalam kerajaan ini terkuak setelah sebuah buku mengklaim Meghan punya standar tinggi.
Selain itu Meghan dinilai bersikap 'Hollywood' hingga menyebabkan dia berselisih dengan para staf kerajaan.
Mantan aktris Amerika itu tampaknya gagal beradaptasi dengan protokol kerajaan tradisional dalam keluarga kerajaan.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kakak-tiri-meghan-markle-samantha-markle-menyebut-duchess-of-sussex.jpg)