Breaking News:

Virus Corona

Kazakhstan Bantah Tuduhan China Terkait Munculnya Pneumonia Misterius Mematikan: Itu Tidak Benar

Kementerian kesehatan Kazakhstan tepis peringatan kedutaan besar China mengenai dugaan munculnya wabah pneumonia yang lebih mematikan daripada corona.

Ruslan PRYANIKOV / AFP
Seorang petugas layanan kesehatan memberikan tes Covid-19 kepada staf medis di dekat Halyk Arena di Almaty, Kazakhstan pada 5 Juli 2020 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian kesehatan Kazakhstan menepis peringatan kedutaan besar China mengenai dugaan munculnya wabah pneumonia yang lebih mematikan daripada Covid-19.

Hal itu disampaikan dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya pada hari Jumat (10/7/2020), dikutip dari SCMP.

Mereka menyebut informasi yang diberikan oleh kedutaan China "tidak benar".

Adapun, pihak Kazakhstan mengatakan adanya kesalahpahaman dalam penghitungan resmi.

Termasuk pneumonia yang disebabkan oleh semua jenis patogen, termasuk bakteri dan virus.

Semua kasus menunjukkan gejala klinis pencitraan abnormal terlepas dari hasil laboratorium mereka.

Kota Manchester, Inggris saat pandemi virus corona.
Kota Manchester, Inggris saat pandemi virus corona. (manchestereveningnews.co.uk)

Baca: China Peringatkan Munculnya Pneumonia Misterius di Kazakhstan: Lebih Mematikan daripada Corona

Pihaknya mengaku banyaknya kasus pneumonia yang tidak dites positif dalam tes swab, kemungkinan adalah kasus Covid-19.

Termasuk tidak mengatakan berapa banyak kasus jika ada kasus yang disebabkan oleh jenis patogen baru.

Diketahui pada briefing pada Kamis kemarin, Menteri Kesehatan Alexei Tsoi berbicara tentang pneumonia di negara itu secara keseluruhan.

"Di antaranya bakteri, jamur, virus, termasuk 'pneumonia virus, etiologi yang tidak ditentukan' menurut klasifikasi ICD-10," kata kementerian tersebut, merujuk pada Klasifikasi Penyakit Internasional.

Halaman
1234
Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved