Breaking News:

Royal Family

Pangeran Harry dan William Dituduh Gunakan Dana Amal untuk Kepentingan Proyek Pribadi

Organisasi anti-kerajaan melaporkan badan amal milik Pangeran Harry dan William karena dugaan penyalahgunaan dana dan konflik kepentingan.

net
Pangeran William dan Pangeran Harry 

"Harry dan William bukan pengawas dari Royal Foundation, jadi ini juga menimbulkan pertanyaan. Apakah mereka fokus pada memberikan tujuan amal atau melayani kepentingan pangeran?" ujar Smith.

Pangeran Harry dan Meghan Markle menghadiri Endeavour Fund di Mansion House, London, Kamis (5/3/2020).
Pangeran Harry dan Meghan Markle menghadiri Endeavour Fund di Mansion House, London, Kamis (5/3/2020). (AFP/DANIEL LEAL-OLIVAS)

Baca: Penyidik HAM PBB Sebut Pangeran Mohammed bin Salman Tersangka Utama Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

Baca: Potret Kedekatan Evan Marvino & Harini Sondakh di Luar Syuting Putri untuk Pangeran, Penggemar Baper

Travalyst, perusahaan milik Harry yang diduga menerima dana dari Sussex Royal dan Royal Foundation, merupakan perusahaan eko-pariwisata yang beranggotakan Visa, Booking.com, dan Skyscanner.

Perusahaan ini memberi layanan pemilihan tempat wisata yang rendah karbon dan aman bagi alam.

Menyoal tuduhan Smith, pihak Sussex Royal mengatakan dana yang diberikan kepada Travalyst bertujuan amal, yakni pariwisata ramah lingkungan.

Juru bicara tim hukum Duke of Sussex menilai tuduhan yang dialamatkan kepada Harry dan Meghan sangat ofensif.

Komisi Amal mengaku telah menerima keluhan Smith dan masih menimbang-nimbang penyidikan lebih lanjut.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved