Breaking News:

Restoran Shabu-shabu di Fukushima Jepang Meledak, Seorang Tewas, Belasan Lainnya Luka-luka

Menurut petugas pemadam kebakaran, ada enam tabung gas propana yang tergeletak di lokasi toko ini, dan tiga di antaranya bocor dan katupnya pecah.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Restoran Shabu-shabu di Kota Koriyama Perfektur Fukushima Jepang yang hancur akibat ledakan, Kamis (30/7/2020) pagi. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah restoran shabu-shabu di Koriyama Perfektur Fukushima hancur usai terjadi leadakan, Kamis (30/7/2020) pagi. Akibatnya seorang korban meninggal dunia dan 18 orang lainnya luka-luka.

"Pagi ini restoran shabu-shabu Onyasai Koriyama di Jalan Shin Sakura 2 Chome, Kota Koriyama, Perfektur Fukushima sebelum jam 9 pagi ini hancur akibat ledakan, kemungkinan dari kebocoran gas propan," ungkap sumber Tribunnews.com, Kamis (30/7/2020).

Selain satu orang meninggal, 18 orang lainnya terluka dan 2 di antaranya luka berat.

Menurut polisi, restoran tempat ledakan terjadi ditutup sejak 23 April karena virus corona, dan direncanakan untuk dibuka besok Minggu (31/7/2020) usai dilakukan renovasi selama periode sebelumnya.

Ada sebuah mobil di dekat lokasi yang digunakan oleh seorang pria berusia 50-an yang bertanggung jawab atas pekerjaan renovasi, dan polisi membenarkan bahwa dia tidak dapat lagi dihubungi setelah ledakan.

Restoran Shabu-shabu di Kota Koriyama Perfektur Fukushima Jepang yang hancur akibat ledakan, Kamis (30/7/2020) pagi.
Restoran Shabu-shabu di Kota Koriyama Perfektur Fukushima Jepang yang hancur akibat ledakan, Kamis (30/7/2020) pagi. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Menurut petugas pemadam kebakaran, ada enam tabung gas propana yang tergeletak di lokasi toko ini, dan tiga di antaranya bocor dan katupnya pecah.

Polisi membatasi akses ke radius 300 meter dari restora dan memeriksa situasinya.

Bangunan hancur terlihat hanya memiliki kerangka baja, dan puing-puing yang dianggap telah hancur oleh ledakan tersebar di sekitar bangunan.

Rumah-rumah dan bangunan di sekitarnya juga terdapat lubang di dinding dan jendela yang pecah, dan efek ledakan meluas.

Baca: Polisi Jepang Ungkap 42 WNI Gunakan KTP Palsu

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved