Breaking News:

Warga AS yang Terima Paket Misterius dari China Diminta Tidak Membuangnya, tapi Mungkin Terlambat

Otoritas Amerika Serikat meminta warga yang menerima paket misterius dari China untuk tidak membuangnya, tapi mungkin anjuran itu datang terlambat.

Freepik
ILUSTRASI PAKET MISTERIUS - Warga AS yang Terima Paket Misterius dari China Diminta Tidak Membuangnya, tapi Mungkin Terlambat 

TRIBUNNEWS.COM - Otoritas Amerika Serikat meminta warga yang menerima paket misterius dari China untuk tidak membuangnya, tapi mungkin anjuran itu datang terlambat.

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah warga AS di seluruh negara bagian melaporkan bahwa mereka menerima paket misterius berisi benih tanaman dari China yang tidak mereka pesan.

Insider sebelumnya melaporkan bahwa paket benih itu dikirim ke berbagai negara bagian, termasuk Virginia, Kansas, Washington, Oklahoma, Louisiana, dan Utah.

Departemen pertanian setempat mengeluarkan pernyataan yang menasihati penduduk agar hati-hati pada paket-paket ini.

Baca: Balas AS, China Kuasai Gedung Konsulat Amerika di Chengdu

Baca: Ketegangan Diplomatik Meninggi, China dan Rusia Kompak Sebut AS sebagai Biang Kisruh di Negara Lain

Warga juga diminta untuk tidak menanam benih itu karena mungkin mengandung "spesies tanaman invasif."

Paket berisi biji-bijian atau bibit tanaman itu dikonfirmasi diterima oleh warga di seluruh 50 negara bagian, menurut CBS News.

Warga AS Terima Paket dari China yang Bertuliskan 'Perhiasan,' tapi Isinya Bibit Tanaman Misterius
Warga AS Terima Paket dari China yang Bertuliskan 'Perhiasan,' tapi Isinya Bibit Tanaman Misterius (Twitter @RyanQuarlesKY)

Pada hari Selasa (28/7/2020), Departemen Inspeksi Pertanian dan Kesehatan Tanaman Amerika Serikat mengeluarkan pernyataan tentang investigasi benih.

Departemen itu menyarankan warga yang menerimanya untuk menghubungi pejabat pertanian setempat.

"USDA sadar bahwa sejumlah warga di seluruh negeri telah menerima paket benih yang mencurigakan yang tampaknya datang dari China.

Layanan Pemeriksaan Kesehatan Hewan dan Tanaman (APHIS) USDA bekerja sama dengan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Departemen Keamanan Dalam Negeri, agen federal lainnya, dan departemen pertanian Negara untuk menyelidiki situasi ini," kata departemen itu.

Halaman
1234
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved