Breaking News:
Deutsche Welle

Mata Uang Tidak Laku, Iran Kesulitan Impor Bahan Pangan

Bahan pangan dan obat-obatan dikecualikan dari embaro AS terhadap Iran. Tapi negara-negara lain menolak pembayaran dalam mata uang…

Meskipun pasokan tersebut dibebaskan dari sanksi, bank dan pemerintah enggan untuk mentransfer atau menerima uang Iran karena tanpa disadari takut melanggar sanksi AS yang kompleks, demikain disebutkan sumber perdagangan dan keuangan.

Saluran perdagangan yang disetujui diluncurkan oleh pemerintah Swiss, dan didukung oleh Washington – Pengelolaan Perdagangan Kemanusiaan Swiss Perjanjian (SHTA) – diwujudkan pada bulan Februari setelah lebih dari setahun berusaha memfasilitasi pembelian Iran tersebut dari perusahaan Swiss.

Namun bank sentral Iran (CBI) tidak dapat mentransfer uang tunai ekspor minyaksenilai miliaran dolar AS antara tahun 2016 dan 2018 ke rekening bank yang bekerja sama dengan SHTA, demikian disebutkan sumber yang mengetahui masalah ini kepada Reuters.

Uang itu dibekukan di rekening bank di negara-negara tempat Iran menjual minyak terutama di Asia, dengan pelanggan terbesar termasuk Korea Selatan dan Jepang, pada tahun-tahun setelah Iran menandatangani perjanjian nuklir dengan kekuatan dunia, namun sebelum Pemerintahan AS di bawah Donald Trump menarik diri dari perjanjian itu dan menerapkan kembali sanksi pada tahun 2018.

Dana dibekukan saat sanksi diberlakukan kembali untuk Iran. Akibatnya, bank internasional dan pemerintahan yang bertransaksi mewaspadai kemungkinkan dana dialirkan tanpa otorisasi khusus dari Washington untuk setiap transfer, ujar kata sumber itu.

Blokade tersebut, menurut seorang sumber, menggambarkan bagaimana kompleksitas sanksi AS telah membuat banyak bank, perusahaan, dan negara-negara lain jadi waspada melakukan bisnis dengan Iran.

Reuters sebelumnya juga melaporkan banyak perusahaan pelayaran asing dan perusahaan asuransi tidak bersedia menyediakan kapal atau asuransi perlindungan untuk perjalanan, bahkan untuk perdagangan yang telah disetujui.

Penolakan dari Korsel dan Jepang

Otoritas Jepang dan Korea Selatan saat ini menolak kiriman uang ke Swiss dari Bank Sentral Iran, tanpa persetujuan Amerika Serikat. Hal ini dbenarkan oleh Kementerian Luar Negeri di Seoul.

“Di bawah sanksi AS, mengembalikan uang dalam bentuk tunai tidak dimungkinkan,“ kata seorang pejabat Korsel kepada Reuters. Izin apapun mengenai dana perlu diotorisasi secara ketat oleh AS.

Tidak jelas mengapa Amerika Serikat diduga tidak memberi persetujuan khusus untuk transaksi tersebut. Seorang pejabat kementerian keuangan Jepang menolak memberikan komentar dan merujuk masalah tersebut ke pihak berwenang Iran. CBI tidak menanggapi permintaan wawancara oleh Reuters.

Halaman
123
Berita Populer
Sumber: Deutsche Welle
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved