Breaking News:

Virus Corona

Pemerintah Distribusikan Masker Kain Buatan Fukushima untuk Rakyat Jepang

Sejak 31 Juli, pemerintah Jepang telah mengumumkan akan mendistribusikan lagi mulai Agustus ini masker kain buatan dalam negeri Jepang.

Foto Mainichi
PM Jepang Shinzo Abe, Senin (3/8/2020) dengan masker barunya, bertemu wartawan menceritakan mengenai masker baru dari kain yang akan dibagi-bagi gratis kepada masyarakat. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kini mengenakan masker kain yang sama dengan masker yang akan dibagikan kepada masyarakat Jepang..

"Saya pakai masker kain ini yang sama akan dibagikan kepada masyarakat dari masyarakat Fukushima yang dibuat di sana," kata PM Shinzo Abe, Senin (3/8/2020) pagi.

Oleh karena itu PM Abe berharap dukungan masyarakat akan upayanya melakukan antisipasi pandemi corona yang sekaligus membantu rakyat Fukushima khususnya bangkit kembali dalam kehidupannya dengan pembuatan masker kain khusus dalam negeri tersebut.

Pemerintah Jepang pertama kali membagikan masker kepada masyarakat tanggal 17 April 2020.

Dana anggaran pemerintah digunakan untuk masker 130 juta masyarakat Jepang sekitar 26 miliar yen.

Kemudian juga distribusi untuk panti jompo, dan kalangan difabel Jepang dengan biaya proyek total melebihi 50 miliar yen.

Pada konferensi pers Seni (3/8/2020), Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga juga menekankan soal masker yang mendapat sambutan positif dan ungkapan terima kasih dari masyarakat Jepang.

Perdana Menteri Shinzo Abe mulai mengenakan masker kain berukuran biasa dan bukan ukuran yang sama dengan "Abeno Mask". Masker akan diamankan distribusinya dengan baik pada tahap pembagian kedua kali ini.

Sejak 31 Juli, pemerintah Jepang telah mengumumkan akan mendistribusikan lagi mulai Agustus ini masker kain buatan dalam negeri Jepang.

Baca: Soal Klaim Obat Virus Corona Hadi Pranoto, Eks Jubir Penanganan Covid: Ini Pembodohan Namanya

Baca: Restoran dan Karaoke Diminta Memperpendek Jam Operasional, Pemda Tokyo Jepang Subsidi 8 Miliar Yen

Kekurangan barang masker yang sempat terjadi di Jepang kini sudah tidak ada lagi dan pemerintah menyiapkan masker untuk kemungkinan datangnya gelombang kedua pandemi Covid-19.

"Saya menerima banyak ucapan terima kasih dan suara yang mengatakan bahwa saya ingin menggunakannya dengan hati-hati. Kali ini kita dapat menggunakannya sebanyak yang kita inginkan karena kalau kotor bisa dicuci lalu bisa dipakai lagi," kata Suga.

"Banyak orang memiliki masker kain, dan kami ber pikir hal itu berguna untuk menggunakannya dalam kegiatan apa pun dalam masa pandemi corona ini," ujar dia.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved