Breaking News:

ISIS Serang Penjara di Afghanistan, 29 Orang Meninggal, 1.000 Tahanan Mencoba Melarikan Diri

ISIS dikabarkan menyerang penjara di kota Jalalabad, Afghanistan timur, Minggu (2/8/2020).

EPA
ISIS Serang Penjara di Afghanistan, 29 Orang Meninggal, 1000 Tahanan Mencoba Melarikan Diri 

TRIBUNNEWS.COM - ISIS dikabarkan menyerang penjara di kota Jalalabad, Afghanistan timur, Minggu (2/8/2020).

Serangan tersebut menewaskan 29 orang dan lebih dari 1.000 tahanan mencoba melarikan diri.

Mengutip dari BBC, pada Minggu malam bom mobil diledakkan di pintu masuk penjara oleh militan bersenjata.

Baca: Pesan Minuman di Starbucks, Wanita Berhijab Ini Dapatkan Gelasnya Ditulis ISIS oleh Barista

Baca: Tampil Sebagai Relawan ISIS di Facebook, Pemuda Asal Kalimantan Barat Diamankan Densus 88

ISIS Serang Penjara di Afghanistan, 29 Orang Meninggal
ISIS Serang Penjara di Afghanistan, 29 Orang Meninggal (EPA)

Secara terpisah, juru bicara provinsi Nangarhar buka suara.

Dia mengatakan, delapan dari penyerang tewas dalam pertempuran yang berlangsung 20 jam.

Sekira 300 narapidana diyakini masih dalam pelarian.

Baca: POPULER INTERNASIONAL: Tembak Militan Taliban Gadis Ini Disebut Pahlawan, juga Sangkalan Amber Heard

Baca: Tembak 2 Militan Taliban Pakai AK-47 karena Orang Tuanya Dibunuh, Gadis Ini Disebut Pahlawan

1.793 Tahanan Terdiri dari Militar Taliban dan ISIS

Lebih lanjut, dilaporkan ada 1.793 tahanan di penjara pada saat serangan itu.

Narasumber dari sumber keamanan mengatakan kepada AFP, kebanyakan dari mereka merupakan bagian dari militan Taliban dan ISIS.

Namun, tak segera ada rincian lebih lanjut apakah serangan itu dilakukan untuk membebaskan tahanan tertentu.

Mereka yang dituduh melakukan kejahatan umum juga dikabarkan ditahan di penjara tersebut.

Baca: Orang Tua Dibunuh di Depan Matanya, Gadis Ini Balas Tembak Mati 2 Militan Taliban dengan AK-47

Baca: Turki Kirim Pasukan Khusus ke Irak Utara, Operasi Lawan Militan Kurdi

Menurut juru bicara provinsi, sekira 1.025 tahanan yang melarikan diri telah dibawa kembali ke penjara.

Sedangkan 430 tahanan lainnya sudah diselamatkan.

Lebih dari 50 orang dilaporkan terluka.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved