Breaking News:

WABAH Aneh, 1.000 Orang Lebih Tak Bisa Berhenti Tertawa Berhari-hari: Ada yang 16 Hari Tertawa

Dalam waktu singkat, penyakit tertawa ini telah menyebar ke lebih dari 1.000 orang yang sebagian besar adalah pelajar.

ARTWORK
Wabag epidemi tertawa yang melanda 1.000 lebih siswa di Tanzania. Mereka bisa tertawa tanpa berhenti selama 16 hari. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penderita wabah tawa memiliki gejala tertawa yang tidak dapat dihentikan meskipun sebenarnya mereka tidak menginginkannya, yang diikuti oleh sederet gejala aneh lainnya.

Tertawa sering kali mendatangkan kegembiraan dan kebahagiaan, terkadang juga menunjukkan kegembiraan atau terlalu marah, terlalu menyakitkan.

Namun, dalam sejarah, ada wabah yang disebut epidemi tertawa yang pernah membuat pusing para ilmuwan untuk menjelaskannya.

Lelucon ini tampaknya nyata di Tanzania, sebuah negara di Afrika Timur.

Semuanya dimulai pada 30 Januari 1962 di sekolah menengah khusus perempuan yang dikelola oleh para biarawati di desa Kashasha, di wilayah Kagera, Tanganyika (sekarang Tanzania).

Ada 3 siswi yang tiba-tiba tertawa terbahak-bahak.

Baca: Seperti Indonesia, Berikut Fakta Negara Afrika, Gabon yang Rayakan HUT Kemerdekaan pada 17 Agustus

wabah tertawa 001
Seorang siswa yang terdampak wabah tertawa. Gejala pasien adalah dia tidak bisa berhenti tertawa, bahkan bisa tertawa sampai pingsan.

Awalnya orang-orang di sekitar mengira bahwa 3 siswi ini bersenang-senang, hanya tertawa sebentar akan berhenti tapi tidak.

BACA SELENGKAPNYA --->

Editor: haerahr
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved