Breaking News:

Rekaman Suara Kakak Donald Trump Bocor, Maryanne Trump Barry Sebut Adiknya Kejam dan Tak Berprinsip

Kakak perempuan Donald Trump, Maryanne Trump Barry terekam dalam sebuah rekaman suara mengritik sang adik.

Ed Jones / AFP
Taipan properti AS Donald Trump (kiri) berfoto bersama saudara perempuannya Maryanne Trump Barry saat mereka menunda makan siang selama penyelidikan publik atas rencananya untuk membangun resor golf di dekat Aberdeen, di pusat Pameran & Konferensi Aberdeen, Skotlandia, pada 10 Juni, 2008 

TRIBUNNEWS.COM - Kakak perempuan Donald Trump, Maryanne Trump Barry terekam dalam sebuah rekaman suara mengritik sang adik.

Beberapa rekaman dirilis pada Sabtu (22/8/2020), The Guardian melaporkan.

Dalam satu poin, mantan hakim federal itu menyebut Donald Trump tidak memiliki prinsip.

Kritikan Maryanne Trump Barry itu diam-diam direkam oleh keponakannya, Mary Trump.

Mary Trump baru-baru ini menjadi sorotan setelah merilis buku yang mencela presiden, berjudul Too Much and Never Enough: How My Family Created the World’s Most Dangerous Man.

Baca: Donald Trump Timbulkan Kompleksitas Geopolitik Timur Tengah

Baca: Soroti Kinerja Pemerintah, Joe Biden Sebut Presiden Donald Trump Bawa Amerika Menuju Kegelapan

Mary Trump mengatakan pada Sabtu, dia membuat rekaman itu pada 2018 dan 2019.

Dalam satu rekaman, Barry (83) berkata, ia mendengar wawancara Donald Trump tahun 2018 bersama Fox News.

Taipan properti AS Donald Trump (kiri) berfoto bersama saudara perempuannya Maryanne Trump Barry saat mereka menunda makan siang selama penyelidikan publik atas rencananya untuk membangun resor golf di dekat Aberdeen, di pusat Pameran & Konferensi Aberdeen, Skotlandia, pada 10 Juni, 2008.
Taipan properti AS Donald Trump (kiri) berfoto bersama saudara perempuannya Maryanne Trump Barry saat mereka menunda makan siang selama penyelidikan publik atas rencananya untuk membangun resor golf di dekat Aberdeen, di pusat Pameran & Konferensi Aberdeen, Skotlandia, pada 10 Juni, 2008. (Ed Jones / AFP)

Saat itu, Trump menyarankan akan mengirimkan Barry ke perbatasan untuk menyelesaikan masalah anak-anak imigran yang terpisahkan dari orang tuanya.

"Basisnya, maksud saya Tuhan, jika Anda adalah orang yang religius, Anda ingin membantu orang. Jangan lakukan ini," kata Barry.

Di titik lain Barry berkata: "Tweet dan kebohongannya yang terkutuk, ya Tuhan."

Halaman
1234
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved