Breaking News:

Skydrive, Mobil Terbang Pertama di Jepang Tengah Mengincar Pasar Indonesia

Skydrive memiliki 8 motor dan propeler dengan ukuran sekitar 4.000 mm x 4.000 mm x 2.000 mm dengan baterai yang masih dirahasiakan.

Istimewa
Skydrive dengan 8 propeler sangat aman dan stabil. 

Lalu bagaimana soal keselamatan?

"Kita masuk dalam kategori aviasi udara, jadi sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan transportasi udara dan saat ini belum ada ketentuan baku dari pemerintah Jepang, masih berupa draft semua," ujarnya.

Meskipun demikian sertifikat keamanan telah diperoleh dari biro aviasi Jepang, dan akan memperoleh pula dari regulator Amerika serta Eropa dalam waktu dekat mendatang.

Baca: Cerita di Balik Terpilihnya Yoshihide Suga, PM Jepang yang Baru Pengganti Shinzō Abe

Bagaimana dengan pengaruh pandemi corona?

"Tidak ada pengaruh, kalau pun ada sangat sedikit yaitu keterlambatan suku cadang yang biasa saja. Sedangkan suku cadang penting tak ada masalah sama sekali," ungkapnya.

Skydrive dianggapnya sebagai perusahaan start-up yang berusaha sendiri membangun usaha dan memproduksi moibil terbang pertama di Jepang.

"Modal kami dari bank dan juga dari para investor. Tentu saja berharap subsidi dari pemerintah, tetapi sampai detik ini kami belum terima bantuan apa pun dari pemerintah," tambahnya seraya berharap perhatian dari Kementerian Ekonomi Perdagangan dan Industri (METI).

Lalu uji coba akan dilakukan pada musim gugur tahun ini sekitar Oktober?

"Kita akan lakukan di Kota Toyota Perfektur Aichi di mana banyak pegunungan kosong dan aman serta luas dekat dengan pabrik mobil Toyota Motor Corporation."

Dukungan sangat kuat dari banyak perusahaan besar Jepang (100 sponsor) dan CEO Skydrive Tomohiro Fukuzawa adalah mantan karyawan Toyota Motor Corporation dan Kishi adalah mantan karyawan Mitsubishi Heavy Industries serta Mitsubishi Aviation Corporation.

President SkyDrive Tomohiro Fukuzawa (kiri) dan Chief Technology Officer (CTO) Nobuo Kishi (kanan).
President SkyDrive Tomohiro Fukuzawa (kiri) dan Chief Technology Officer (CTO) Nobuo Kishi (kanan). (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)
Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved