Breaking News:

Skydrive, Mobil Terbang Pertama di Jepang Tengah Mengincar Pasar Indonesia

Skydrive memiliki 8 motor dan propeler dengan ukuran sekitar 4.000 mm x 4.000 mm x 2.000 mm dengan baterai yang masih dirahasiakan.

Istimewa
Skydrive dengan 8 propeler sangat aman dan stabil. 

"Di masa depan kami akan uji coba di teluk Osaka dan teluk Tokyo mencoba menyeberangi banyak sungai besar di sana," ujar dia.

Sedangkan di Indonesia ditekankan kembali penting bagi transporasi antar pulau.

"Bisa dipakai transportasi antar pulau di Indonesia sehingga nyaman komunikasi dan transportasi banyak orang di sana nantinya. Apalagi mulai tahun 2023 mobil terbang ini sudah menggunakan dua orang penumpang," kata dia.

Uji coba awal Skydrive sebenarnya sudah dilakukan setahun lalu dan kini semakin menyempurnakan lebih lanjut.

Yang menjadi masalah adalah baterai yang memang hanya bisa dipakai selama sekitar 5 sampai 10 menit saja.

"Namun di tahun 2030 sudah pasti akan ada baterai yang lebih baik lagi kini sedang dikembangkan di Jepang, buatan Jepang. Maka SkyDrive akan jauh lebih sempurna lagi nantinya."

Dari segi keamanan, karena memiliki 8 motor maka jika satu motor mati pun menurutnya masih tetap aman.

"Kita punya 8 motor, kalau pun satu motor mati ya masih aman dapat bisa dikendalikan keseimbangannya dengan baik. Tentu saja kalau sudah dua motor mati yang sudah semakin bahaya tentunya," ujarnya.

Baca: Reaksi Dunia Sikapi Pengunduran Diri PM Jepang Shinzo Abe

Semua adalah pilot kontrol yang bisa membuat stabil mobil udara tersebut. Lalu latihan bagi pengendara bagaimana?

"Saat ini latihan Skydrive dilakukan tiga orang. Satu orang adalah pengontrol drone tak punya lisensi pesawat udara. Satu orang pilot Mig F-15 dan satu orang lagi pilot helikopter. Namun untuk mengendarai SkyDrive saya rasa mudah tak perlu latihan berat. Yang penting bisa mengendarai kendaraan ini dengan stabil."

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved