Breaking News:

Kerjasama dengan Israel, Raja Bahrain Tegaskan ke Trump Komitmennya untuk Perdamaian

Namun sayangnya Trump tidak menyebutkan nama negara-negara yang akan menormalisasi hubungan dengan Israel.

SAID KHATIB / AFP
Orang-orang Palestina membawa plakat selama aksi protes di Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 12 September 2020 untuk mengutuk normalisasi hubungan antara Bahrain dan Israel. Iran menyebut tindakan normalisasi yang dilakukan Bahrain "memalukan". 

TRIBUNNEWS.COM, KAIRO - Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa berbicara dengan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui sambungan telepon pada Selasa (15/9/2020) waktu setempat.

Kepada Trump, Raja Bahrain menegaskan perdamaian adalah pilihan strategis bagi kerajaan Bahrain dan visinya didasarkan pada dialog, kerja sama dan koeksistensi antara masyarakat.

Demikian kantor berita negara Bahrain News Agency (BNA) melaporkan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (16/9/2020).

Pada hari yang sama, di Gedung Putih, Israel, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain menandatangani perjanjian damai untuk membangun hubungan formal, mengakhiri konflik berusia puluhan tahun dalam diplomasi Arab di Timur Tengah.

"Penandatanganan hari ini adalah sejarah baru," ujar Donald Trump, kepada warga yang berkumpul di luar Gedung Putih, setelah penandatanganan perjanjian bersama UEA, Bahrain dan Israel, Selasa (15/9/2020) waktu setempat.

"Ini hari yang luar biasa bagi dunia," kata Trump.

Baca: UEA, Bahrain dan Israel Tandatangani Kesepakatan Bersejarah di Gedung Putih

Kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Trump mengatakan "lima atau enam" negara lain hampir mengambil kesepakatan serupa dengan Israel.

Namun sayangnya Trump tidak menyebutkan nama negara-negara yang akan menormalisasi hubungan dengan Israel.

"Saya pikir Israel tidak terisolasi lagi," katanya.

Kedua tokoh itu telah berusaha memanfaatkan kesepakatan perdamaian ini sambil menghadapi kecaman domestik atas penanganan pandemi virus corona.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved