Breaking News:

Biaya Upacara Peringatan Kematian Mantan PM Jepang Yasuhiro Nakasone 96 Juta Yen Dipermasalahkan

Pemerintah Jepang memutuskan mengeluarkan dana sekitar 96 juta yen dari dana cadangan tahun ini pada rapat kabinet tanggal 25 September 2020.

Foto Al jazeera
Mantan PM Jepang Yasuhiro Nakasone (kanan) yang meninggal 29 November 2019. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Jepang menganggarkan dana sebesar 96 juta yen untuk penyelenggaraan upacara peringatan meninggalnya Perdana Menteri Jepang Yasuhiro Nakasone pada bulan Oktober 2020 mendatang.

Jumlah ini dinilai terlalu besar hingga mendapat kritikan dari sejumlah kalangan.

"Acara bersama peringatan meninggalnya mantan Perdana Menteri Yasuhiro Nakasone dan LDP, yang dijadwalkan akan diadakan bulan depan, akan menelan biaya sekitar 96 juta yen, yang merupakan biaya minimum yang diperlukan," ungkap Katsunobu Kato, Sekretaris Kabinet Jepang, Senin (28/9/2020) sore.

Yasuhiro Nakasone adalah mantan Perdana Menteri Jepang kelahiran Takasaki Gunma. Dia meninggal dan dimakamkan pada 29 November 2019.

Upacara peringatan kematian mantan Perdana Menteri Nakasone (meninggal dalam usia 101 tahun) sedianya akan diadakan Oktober 2020.

Mantan PM Jepang Yasuhiro Nakasone (kanan) yang meninggal 29 November 2019.
Mantan PM Jepang Yasuhiro Nakasone (kanan) yang meninggal 29 November 2019. (Foto Al jazeera)

Pemerintah Jepang memutuskan mengeluarkan dana sekitar 96 juta yen dari dana cadangan tahun ini pada rapat kabinet tanggal 25 September 2020.

"Mahal sekali biaya peringatan kematian sampai 96 juta yen. Itu kan uang pajak masyarakat semua," kata Kumano, seorang warga Tokyo kepada Tribunnews.com, Selasa (29/9/2020).

Menanggapi kritikan masyarakat tersebut, Sekretaris Kabinet Kato menjawab bahwa hal itu terjadi karena adanya pandemi Covid-19.

"Penting untuk mengambil semua tindakan yang mungkin terjadi menjaga terhadap penyebaran virus corona dengan biaya sewa dan mendirikan aula pemakaman yang sederhana. Saya pikir itu adalah biaya minimum yang diperlukan yang terkumpul dari sudut pandang itu," jelas dia.

Baca: 4 Tahun Terakhir Semasa Hidupnya Yuko Takeuchi Kirim Sumbangan untuk Korban Gempa Kumamoto Jepang

Biaya pemakaman yang biasa dilakukan misalnya terhadap mantan PM Ryutaro Hashimoto tahun 2006 sebesar 77 juta yen.

Demikian pula biaya pemakaman untuk mantan PM Kiichi Miyazawa juga 77 juta yen.

Keduanya diperingati di Budokan, aula hall terbesar di Jepang untuk berbagai acara besar termasuk band-band terkenal di Jepang.

Namun dengan adanya pandemi corona saat ini kemungkinan dilakukan di tempat lain karena budokan kemungkinan tidak bisa digunakan sehingga membuat biaya menjadi lebih mahal.

Sementara itu telah terbit Buku "Rahasia Ninja di Jepang", pertama di dunia cerita non-fiksi kehidupan Ninja di Jepang dalam bahasa Indonesia, silakan tanyakan ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved