Breaking News:

Jepang Akan Buat MOU Pertahanan di Masa Depan Terkait Peralatan Militer

Di masa depan tampaknya Jepang akan membuat MOU pertahanan dengan Indonesia terkait peralatan militer Jepang dan Indonesia.

Sankei
PM Jepang Yoshihide Suga 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Di masa depan tampaknya Jepang akan membuat MOU pertahanan dengan Indonesia terkait peralatan militer Jepang dan Indonesia.

"Nanti saat kunjungan PM Jepang Yoshihide Suga ke Indonesia, menekankan pula pentingnya kerjasama promosi kedua negara di bidang infrastruktur seperti pelabuhan dan jalan kereta api maupun sumber daya manusia maupun hukum maritim termasuk pengembangan pulau-pulau tertinggal di Indonesia," ungkap sumber Tribunnews.com sore ini (16/10/2020).

Selain itu kedua kepala negara juga akan berbagi pandangan mengenai pertemuan 2+2 antara Indonesia-Jepang khususnya hanya menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara.

"Pertemuan 2+2 tersebut satu-satunya yang dilakukan di antara negara-negara yang ada di Asean yaitu hanya dengan Indonesia saja di bidang pertahanan," lanjutnya.

Akselerasi konsultasi juga nantinya akan menuju kepada transfer peralatan militer antar kedua negara.

"Di masa depan memang memungkinkan untuk membuat MOU kedua negara di bidang pertahanan sehingga peralatan militer kedua negara dapat saling menguntungkan," lanjutnya.

Misalnya Jepang membeli peralatan militer Indonesia dan atau sebaliknya bisa dilakukan Indonesia untuk membeli peralatan (equipment) pertahanan Jepang buat Indonesia di masa depan.

Baca juga: PM Jepang ke Indonesia, Visa Bisnis Pemagang dan Pelajar Indonesia Dibuka

"Oleh karena itu nantinya pertemuan dengan menteri pertahanan Indonesia kiranya juga sangat penting dalam kunjungan PM Suga kali ini."

Kunjungan PM Suga selain juga melakukan penanaman pohon di lingkungan istana Jakarta juga akan melakukan jumpa pers bersama sore harinya tanggal 20 Oktober dan keesokan harinya 21 Oktober jumpa pers dengan wartawan Jepang dan asing serta diskusi dengan para pengusaha Jepang (yang dikelola Jakarta Japan Club) yang ada di Indonesia.

"PM Suga tampaknya ingin tahu bagaimana keadaan perusahaan Jepang di Indonesia, apakah ada masalah dan sebagainya," paparnya lebih lanjut.

Kunjungan kali ini, kedua kali bagi Suga, tetapi pertama kali sebagai PM Jepang adalah yang pertama kali kunjungan kepala negara Jepang ke luar negeri.

Diakhiri dengan kunjungan ke makam pahlawan Kalibata selama kurang lebih 20 menit lalu siang hari 21 Oktober kembali langsung ke Tokyo dan tiba sekitar jam 19:30 waktu Jepang di bandara Haneda.

Presiden Joko Widodo dan isteri juga akan menyambut dan menyelenggarakan jamuan makan malam 20 Oktober di Istana Negara.

Sementara itu baru saja terbit Buku "Rahasia Ninja di Jepang", pertama di dunia cerita non-fiksi kehidupan Ninja di Jepang dalam bahasa Indonesia, silakan tanyakan ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved