Breaking News:

Pilpres AS 2020

Beda dengan Ayahnya, Putri Pengacara Pribadi Donald Trump Terang-terangan Pilih Joe Biden

Putri pengacara pribadi Presiden Donald Trump lantang menyebutkan dukungan kepada capres Demokrat, Joe Biden.

SAUL LOEB, Jim WATSON / AFP
Kombinasi gambar yang dibuat pada 29 September 2020 ini menunjukkan kandidat Presiden dari Partai Demokrat dan mantan Wakil Presiden AS Joe Biden (kiri) dan Presiden AS Donald Trump berbicara selama debat presiden pertama di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio pada September. 29, 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Putri pengacara pribadi Presiden Donald Trump lantang menyebutkan dukungan kepada capres Demokrat, Joe Biden.

Dilansir CNN, Caroline Giuliani merupakan anak dari mantan Wali Kota New York City sekaligus pengacara pribadi presiden Trump, Rudy Giuliani. 

Berbanding terbalik dengan ayahnya, Caroline mendesak masyarakat AS mengakhiri pemerintahan Trump.

Dia menyatakan akan memilih Joe Biden-Kamala Harris secara terang-terangan.

Dalam artikel Vanity Fair yang terbit pada Kamis (15/10/2020), Caroline meminta pemilih mengakhiri 'pemerintahan teror' Trump.

Baca juga: Trump Bakal Tinggalkan AS Jika Kalah dari Joe Biden?

Baca juga: Tiga Tawaran Super-Fantastis yang Ditepis Lionel Messi: Jet Pribadi Donald Trump Saja Lewat

Kombinasi gambar yang dibuat pada 15 Oktober 2020 ini menunjukkan Presiden AS Donald Trump saat dia berbicara selama acara rapat umum NBC News di Museum Seni Perez di Miami pada 15 Oktober 2020, dan kandidat Presiden dari Partai Demokrat sekaligus mantan Wakil AS Presiden Joe Biden berpartisipasi dalam acara rapat umum ABC News di National Constitution Center di Philadelphia pada 15 Oktober 2020.
Kombinasi gambar yang dibuat pada 15 Oktober 2020 ini menunjukkan Presiden AS Donald Trump saat dia berbicara selama acara rapat umum NBC News di Museum Seni Perez di Miami pada 15 Oktober 2020, dan kandidat Presiden dari Partai Demokrat sekaligus mantan Wakil AS Presiden Joe Biden berpartisipasi dalam acara rapat umum ABC News di National Constitution Center di Philadelphia pada 15 Oktober 2020. (JIM WATSON, Brendan Smialowski / AFP)

Sekaligus 'memilih presiden yang berbelas kasih dan baik'.

Caroline secara tidak langsung menyadari bahwa dia berbeda pandangan dari ayahnya.

"Saya mungkin tidak dapat mengubah pikiran ayah saya, tetapi bersama-sama, kita dapat memilih pemerintahan beracun ini keluar dari jabatannya," kata Caroline.

Dalam pemilihan sebelumnya, putri Rudy Giuliani juga mendukung kandidat Demokrat secara terbuka.

Pada Kamis, The Washington Post melaporkan bahwa Gedung Putih diperingatkan Rudy Giuliani diduga menjadi alat disinformasi.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved