Breaking News:

PM Yoshihide Suga: Jepang Tetapkan Netral Karbon pada 2050

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menegaskan, Negeri Sakura akan menjadi negara netral karbon pada 2050 mendatang.

Foto Jiji
PM Jepang Yoshihide Suga di pesawat kenegaraan dari Badan Beladiri Jepang (SDF) membawa rangkaian bunga meninggalkan Vietnam menuju Indonesia, Selasa (20/10/2020) dijadwalkan tiba jam 14.00 WIB. 

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menegaskan, Negeri Sakura akan menjadi negara netral karbon pada 2050 mendatang.

Mengutip The Guardian, Suga menggembar-gemborkan pendekatan lebih berani ini untuk mengatasi darurat iklim global sebagai negara ekonomi terbesar ketiga di dunia.

"Merespon perubahan iklim tak akan lagi menjadi kendala pertumbuhan ekonomi," papar Suga, Senin (26/10/2020) dalam pidato kebijakan pertamanya kepada Parlemen sejak menjabat.

PM Jepang Yoshihide Suga di pesawat kenegaraan dari Badan Beladiri Jepang (SDF) membawa rangkaian bunga meninggalkan Vietnam menuju Indonesia, Selasa (20/10/2020) dijadwalkan tiba jam 14.00 WIB.
PM Jepang Yoshihide Suga di pesawat kenegaraan dari Badan Beladiri Jepang (SDF) membawa rangkaian bunga meninggalkan Vietnam menuju Indonesia, Selasa (20/10/2020) dijadwalkan tiba jam 14.00 WIB. (Foto Jiji)

"Kami perlu mengubah pemikiran kami ke pandangan bahwa mengambil tindakan tegas terhadap perubahan iklim akan menyebabkan perubahan dalam struktur industri dan ekonomi yang menghasilkan keuntungan," tegasnya.

Suga menambahkan, dia akan mewujudkan masyarakat dekarbonasi di masa depan.

Baca juga: Wartawan Jepang Anggap Kunjungan PM Suga ke Indonesia Tidak Peroleh yang Diinginkan

Baca juga: Terima Lawatan PM Yoshihide Suga, Jokowi Sambut Baik Relokasi Perusahaan Jepang ke Indonesia

Perubahan Iklim Global

Seperti diketahui, Jepang berada di bawah tekanan untuk memperkuat komitmennya atas perubahan iklim global.

Sebelumnya, Jepang mengatakan akan mencapai pengurangan emisi hingga 80 persen pada 2050, diikuti oleh netralisasi karbon secepat mungkin pada paruh abad ini.

Tetapi, perubahan kebijakan ini dapat membawa Jepang sejalan dengan Uni Eropa.

Uni Eropa sendiri telah menetapkan target serupa pada 2019 kemarin.

Yoshihide Suga PM Jepang
Yoshihide Suga PM Jepang (Richard Susilo)
Halaman
123
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved