Breaking News:

Konflik Armenia vs Azerbaijan

Istri PM Armenia Jalani Pelatihan Militer dan akan Gabung dengan Pasukan Perang di Nagarno-Karabakh

Istri Perdana Menteri Armenie Nikoi Pashinyan, Anna Hakobyan mengumumkan telah memulai pelatihan militer.

IG Anna Hakobyan
Istri PM Armenia, Anna Hakobyan Jalani Pelatihan Militer dan akan Gabung dengan Pasukan Perang di Nagarno-Karabakh 

TRIBUNNEWS.COM - Perang di wilayah yang disengketakan Nagarno-Karabak antara Armenia dan Azerbaijan masih jadi topik perbincangan.

Mengutip Indian Express, belum lama ini, lewat unggahan media sosialnya, istri Perdana Menteri Armenia Nikoi Pashinyan, Anna Hakobyan mengumumkan telah memulai pelatihan militer.

Dia menerangkan akan segera bergabung dengan pasukan Armenia berperang melawan Azerbaijan di wilayah Nagarno-Karabakh.

Baca juga: Konflik Armenia vs Azerbaijan: Upaya Gencatan Senjata Ketiga Gagal

Baca juga: Turki Siap Kirim Pasukan Bantu Azerbaijan Melawan Armenia

Baca juga: Rusia Mengirim 13 Jet Tempur MiG-29 ke Armenia

Baca juga: Perang di Nagarno-Karabakh: Armenia Tuduh Azerbaijan Langgar Gencatan Senjata

AFP melaporkan, Hakobyan yang berusia 42 tahun mengatakan, dirinya tergabung dalam 13 pasukan wanita Armenia.

"Kami akan berangkat untuk membantu perlindungan perbatasan kami dalam beberapa hari," tulis unggahan Hakobyan.

"Baik Tanah Air mau pun martabat kita tidak akan diserahkan kepada musuh," jelasnya.

Baca juga: Armenia dan Azerbaijan Sepakat Gencatan Senjata Baru di Nagorno-Karabakh

Baca juga: Konflik Armenia vs Azerbaijan di Nagarno-Karabakh: PM Armenia Akui Ada Banyak Korban

AFP melaporkan, ini akan menjadi pelatihan militer kedua sejak timbulnya ketegangan antara Armenia dan Azerbaijan.

Bulan lalu, Hakobyan dan kelompok wanita dari Karabakh menjalani pelatihan temput tujuh hari di pangkalan militer.

Di sana, istri Perdana Menteri Armenia itu belajar bagaimana menggunakan senjata dan amunisi.

Pertempuran Armenia-Azerbaijan pecah pada September 2020 kemarin.

Sejauh ini, perang di Nagarno-Karabakh telah menewaskan lebih dari seribu orang.

Upaya gencatan senjata sudah dilakukan hingga tiga kali, tetapi gagal.

Akibatnya, ketegangan antara kedua negara terus meningkat.

Baca juga: Armenia Siapkan Kasus Hukum Pelibatan Petempur Sipil Asing oleh Azerbaijan

Putranya yang berusia 20 tahun Ashot Pashinyan juga mengajukan diri untuk melawan pasukan Azeri di Karabakh, AFP melaporkan.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved