AS Setujui Penjualan 200 Rudal Javelin Senilai 46 Juta Dolar AS Ke Australia

(DSCA) Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa pemerintah AS telah menyetujui penjualan 200 rudal Javelin tambahan ke Australia seharga 46 juta dolar

Washington Examiner
ilustrasi.rudal ICBM 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa pemerintah AS telah menyetujui penjualan 200 rudal Javelin tambahan ke Australia seharga 46 juta dolar AS.

"Departemen Luar Negeri (AS) telah membuat keputusan untuk menyetujui kemungkinan penjualan rudal Javelin dan peralatan terkait, kepada pemerintah Australia dengan perkiraan biaya 46 juta dolar AS," kata lembaga tersebut dalam rilis itu pada Jumat lalu.

DSCA pun menyampaikan sertifikasi yang diperlukan untuk memberitahu Kongres AS tentang kemungkinan dilakukannya transaksi penjualan.

Dikutip dari laman Sputnik News, Sabtu (31/10/2020), pemerintah Australia telah meminta untuk membeli 200 rudal Javelin FGM-148E melalui bantuan teknis pemerintah AS dan elemen terkait logistik serta program pendukungnya.

Penjualan yang diusulkan ini disebut akan mendukung kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional AS.

Baca juga: AS Sukses Bikin Rudal Hipersonic, Mampu Melesat 9.600 Km Per Jam

"Angkatan Pertahanan Australia (ADF) berusaha untuk mengisi kekurangan jangka pendek dalam inventaris rudal Javelin untuk menjaga tingkat kesiapan yang sesuai. Penjualan yang diusulkan untuk peralatan dan dukungan ini tidak akan mengubah keseimbangan dasar militer di wilayah tersebut," jelas rilis itu.

Rudal yang dijual ini merupakan persediaan Angkatan Darat AS dan banyak digunakan dalam operasi tempur di Afghanistan dan Irak.

Selama ini, pasukan AS dan koalisi telah menggunakan Javelin pada lebih dari 5.000 operasi tempur sejak penempatannya pada 1996 silam.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved