Breaking News:

Ibadah Umrah Kembali Dibuka, 224 Jamaah Asal Indonesia Telah Tiba di Arab Saudi

Sebanyak 224 jamaah umrah pertama asal Indonesia telah tiba di Arab Saudi, dalam perjalanan ke Makkah untuk menunaikan ibadah umrah

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah calon jamaah umrah menunggu keberangkatan pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (1/11/2020). Setelah tujuh bulan menangguhkan umrah, Kerajaan Arab Saudi resmi membuka umrah tahap pertama untuk Indonesia dengan kuota 278 jamaah. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JEDDAH — Sebanyak 224 jamaah umrah pertama asal Indonesia telah tiba di Arab Saudi, dalam perjalanan ke Makkah untuk menunaikan ibadah umrah pertama kalinya setelah tujuh bulan terakhir ditangguhkan karena pandemi virus corona (Covid-19).

 Pada Minggu (1/11/2020) waktu setempat, jamaah Indonesia tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah setelah rombongan penerbangan pertama jamaah umrah internasional dari Pakistan.

Arab News melaporkan, Senin (2/11/2020), penerbangan pertama, dari Pakistan, tiba pukul 16.00 waktu setempat dengan membawa 38 jamaah umrah.

Jamaah diterima oleh Menteri Haji dan Umrah Muhammad Saleh Benten dan wakilnya, Abdel Fattah Mashat, serta direktur bandara, Issam Nour.

"Ini adalah tahap yang lama dan dipertimbangkan dengan baik di mana kami mengambil semua langkah kesehatan sebelum para peziarah tiba dari negara mereka, dan sepanjang perjalanan Umrah mereka di Arab Saudi," kata Wakil Menteri Haji kepada saluran TV Al-Ekhbariya. 

"Semua orang sudah siap menerima jamaah haji sejak penerbangan pertama kali tiba," katanya.

"Kami memantau dan mengevaluasi semuanya setiap hari."

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Issam Al-Thaqafi bertemu dengan jamaah Indonesia di Bandara Internasional Jakarta. Ia meyakinkan mereka bahwa perjalanan akan aman dan para jamaah akan terlindungi karena itu prioritas Arab Saudi kepada jamaah Umrah.

 Jamaah harus menjalani tes Covid-19 sebelum tiba di Arab Saudi.

Kementerian telah menetapkan standar dan kontrol bagi semua penyedia layanan dan perusahaan Umrah untuk memastikan penerapan tindakan pencegahan Covid-19. Standarisasi protokol kesehatan itu pun sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Kesehatan.

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved