Breaking News:

Komandan Pengawal Revolusi Iran Dikabarkan Tewas dalam Serangan Drone

Seorang Komandan senior di Korps Pengawal Revolusi Iran dilaporkan tewas dalam serangan pesawat tak berawak

KOMPAS.COM
Ilustrasi 

Pada hari Minggu lalu, Kepala IDF Aviv Kohavi menegaskan bahwa Israel tidak akan menghentikan kampanye untuk mencegah para pejuang yang didukung Iran agar tidak menginjakkan kaki di Suriah.

Kampanye tersebut termasuk diantaranya dengan melakukan ribuan serangan udara terhadap target yang terkait dengan Iran serta konvoi senjata mereka.

Pembunuhan terhadap Shahdan yang dilaporkan terjadi beberapa hari setelah pembunuhan terhadap Ilmuwan nuklir terkemuka Iran Mohsin Fakhrizadeh, telah secara luas dituduhkan terhadap Israel.

Iran memandang Israel sebagai pelaku pembunuhan tersebut, meskipun negara zionis ini tetap bungkam terkait masalah ini.

Kematian Fakhrizadeh telah membuat Israel dan lembaga-lembaga Yahudi di seluruh dunia kini menempatkan posisi dalam kondisi 'siaga tingkat tinggi'.

Karena Iran secara terbuka bersumpah akan membalas dendam dan berulang kali mengklaim Israel yang menjadi dalang pembunuhan tersebut.

Pada bulan Januari lalu, Iran juga telah kehilangan Panglima tertingginya, karena serangan pesawat tak berawak AS telah menewaskan Komandan senior Pengawal Revolusi Qassem Soleimani.

Iran pun menanggapi kematian Qasdem dengan menembakkan rudal ke pangkalan AS di Irak yang menyebabkan puluhan tentara AS mengalami luka traumatis.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved